Kejari Tana Toraja Sebut Toraja Zona Merah Narkoba Dan Asusila Pada Anak

375
0
Penyuluhan hukum Kejari Tana Toraja, Sabtu (3/8/2019).

Updatekareba.Com, Toraja – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja memberikan penyu­luhan hukum kepada kader Keluarga Berencana (KB) di Forum musyawarah desa kampung KB Kelurahan Tagari, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/8/2019) siang.

Penyuluhan berlangsung ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas BKKBN Toraja Utara,

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Tana Toraja Ringgi Sarungallo memaparkan tentang perso­alan hukum yang melibatkan anak baik itu anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban.

“Mewujudkan hak-hak anak, pihaknya tidak akan per­nah main-main, khsususnya dalam kejahatan terhadap anak,” kata Ringgi Sarungallo.

Ringgi menjelaskan saat ini kasus pelecehan seksual terhadap anak untuk Provinsi SulSel, Kabupaten Toraja Utara tertinggi, dan kasus penyalagunaan narkotika oleh anak merupakan tertinggi kedua di Toraja Utara.

“Saat ini kasus kejahatan ter­hadap anak masih tinggi di Toraja Utara, terutama kasus Asusila dan Narkoba yang menjadi zona merah untuk Toraja, dan kami tidak akan pernah menolerir kasus-kasus keja­hatan terhadap anak,” ungkap Kasipidum Kejari Tana Toraja ini.

Sebab, kata Ringgi, anak dan perempuan rentan men­jadi sasaran kejahatan karena mereka lemah baik itu secara fisik dan lain sebagainya.

“Maka negara hadir untuk melindungi mereka dengan dengan berbagai regulasi,” ungkap Ringgi dan menga­takan kejahatan terha­dap anak ini sering dilakukan orang-orang terdekat.

Jaksa senior dilingkup Kejari Tana Toraja ini pun menambahkan dengan hadirnya UU tentang Perlindungan Anak sebagai bukti, peme­rintah konsern untuk menjaga hak-hak anak, dan begitu pula siapa saja yang melakukan intimidasi terhadap hak-hak anak mendapat hukuman yang berbeda dengan tindak pidana lain.

“Ini menunjukkan, peme­rintah memberikan porsi lebih dalam upaya mewujudkan hak-hak anak,” tambah Kasipidum Kejari Tana Toraja ini.

Kehadiran pihak Kejaksaan dalam acara ini dimanfaatkan warga yang juga hadir untuk mempertanyakan kasus – kasus terhadap anak yang ditangani Kejari Tana Toraja.

Sementara itu Perwakilan Dinas BKKBN Toraja Utara Rana Y Manggatung menyampaikan tentang akibat bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Khususnya pada usia remaja dan sekaligus memaparkan tentang dampak dari pergaulan bebas di usia dini,” ucap Rana Y Manggatung.

Dinas BKKBN Toraja Utara pun berharap dengan pelati­han seperti ini, masyarakat se­makin tahu tentang perlindu­ngan anak dan perempuan.

“Kader KB, harus bisa men­jadi ujung tombak untuk menyosialisasikan hak-hak anak, baik itu dalam bidang kesehatan, pendidikan, ekono­mi dan lain-lainnya,” ucap Pejabat Dinas BKKBN Toraja Utara ini.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here