Kejari Tana Toraja Setor Ke Kas Negara Rampasan Dari Axelle Senilai Rp. 3,5 Miliar

356
0
Handover (Kejari Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Kejaksaan Negeri ( Kejari) Tana Toraja setor barang bukti berupa uang tunai ke khas Negara di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rantepao, Rabu (3/3/2021).

Kepala Kejari Tana Toraja Jefri Penanging Makapedua, melalui Kepala Seksi Intelejen, Ariel Denny Pasangkin didampingi Kasi Barang Bukti/Barang Rampasan Ridwan menjelaskan bahwa pihak Kejari Makale telah menyetor barang bukti rampasan PT. Axelle berupa uang tunai ke kas negara berjumlah Rp3.586.388.350,00

“Barang Bukti yang dirampas untuk negara berupa uang tunai sebesar Rp3.586.388.349,60 kami setor sebesar Rp3.586.388.350,00,” ungkap Kasi Intel Denny saat memberikan keterangan setelah menyetor uang tunai.

Dijelaskan Denny bahwa ada 4 terdakwa PT. Axelle Jaya Management yang bergerak di bidang jasa keuangan Trading Forex telah dinyatakan terbukti dan bersalah oleh Pengadilan dikarenakan melakukan tindak pidana di bidang Perbankan.

“Ada 4 tersangka, 3 sudah inkrah yakni AR, WS dan OH yang masing-masing dituntut 10 tahun penjara dan denda 10 Miliar subsider pidana kurungan 6 bulan sementara 1 tersangka lainnya mengajukan kasasi yakni YT yang dituntut 5 tahun penjara dan denda 10 M subsider pidana kurungan 6 bulan,” terang Kasi Intel Denny.

Tambah Kasi Intel bahwa adapaun terhadap YT atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Makale tersebut menyatakan Banding, atas
Bandingnya tersebut Pengadilan Tinggi Makassar memberi putusan yakni menguatkan putusan Pengadilan Negeri Makale dan saat ini YT mengajukan upaya hukum Kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

“Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini sedang menyusun kontra memori kasasi terkait kasasi yang diajukan oleh YT Alias Totti.”pungkasnya

Sementara Kasi Barang Bukti/Barang Rampasan menambahkan bahwa selain uang tunai, adapun barang bukti yang berkekuatan hukum tetap dirampas untuk negara yakni 3 unit mobil beserta STNK, 5 unit motor, 6 buah TV LED dan 5 buah CPU beserta keyboard.

“Segala Barang Bukti berkekuatan hukum masih ada di Lokasi Kantor, jika ada isu bahwa BB digunakan oleh pihak kejaksaan, pertemukan kami dengan orang yang berbicara hal tersebut dengan melampirkan bukti,”tegas Kasi BB/BR Ridwan.

Lanjut Kasi BB/BR bahwa terhadap barang bukti yang telah memiliki hukum tetap akan segera dieksekusi.

“Nanti kita dikordinasikan untuk dengan cara di lelang, kita menunggu surat rekomendasi dulu karena pelelangan itu ada prosedurnya yang berkaitan dengan instansi lain,” tutupnya.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here