KNPI Toraja Utara Dukung Tindakan Bupati, Tertibkan Bangunan Di Bantaran Sungai

138
0
Handover (Diskominfo Toraja Utara).

Updatekareba.Com, Toraja – Penertiban penataan bangunan yang tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan dan melanggar garis sempadan jalan dan garis sempadan sungai ditepi jalan poros Rantepao -Bolu To Saruran, Kelurahan Malango, Buntu Pasele dan Tallunglipu Matallo dalam wilayah kecamatan Rantepao dan kecamatan Tallunglipu, sesuai dengan Keputusan Bupati Toraja Utara Nomor 884/IX/2019, Rabu (2/10/2019).

Penertiban ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja , Andarias Sesa, dilakukan dengan melibatkan personil dari Satpol PP sebanyak 250 personil.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban melibatkan pihak kepolisian 58 Orang bersama dengan Wakapolres dan Kodim 1414 Tana Toraja 51orang bersama komandan kodim, juga hadir beberapa kepala OPD, camat , lurah dan staf pemerintah setempat.

Juga dengan melibatkan Dinas tehnisi terkait, Dinas PUPR dan DAMKAR, Dinas Perhubungan , Badan Penanggulangan Bencana, Dinas kesehatan, Kecamatan Rantepao dan Kecamatan Tallunglipu yang berperan dalam pengadaan alat berat, penyediaan air dan pengangkutan bahan pembongkaran.

Penertiban ini dilakukan mulai dari jam 09. 00 wita lokal sampai selesai ,terhadap bangunan yang tidak dibongkar sendiri oleh pemiliknya,walaupun telah diberi jangka waktu untuk membongkar sendiri sebelumnya dari tanggal 16 sd 30 September 2019.

Ada 72 bangunan yang di tertibkan, tetapi berkat dialog yang intens Bupati Toraja Utara dengan penghuni sebanyak 6 kali pertemuan , sampai tanggal 1 Oktober 2019 sudah 60 petak yang dengan kesadaran sendiri membongkar bangunannya.

Penertiba bangunan dibantaran sungai oleh Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, mendapat apresiasi dari pengurus KNPI Toraja Utara.

“Kami sangat apresiasi langkah peruasif Pak Bupati, dan meminta agar penertiban ini terus dilakukan dilokasi yang bangunannya berada dibantaran sungai,” kata Ketua KNPI Toraja Utara, Belo Tarran, saat audiens dengan Bupati Toraja Utara.

Sementara Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, menyampaikan penertiban bangunan yang melanggar bantaran adalah program yang sudah jelas dan bukan bernuansa politik.

“Saya ambil tindakan ini untuk kepentingan masyarakat, dan saya pastikan tidak akan kompromi dalam penertiban bangunan di bantaran sungai ini, ini untuk menjaga kelestarian lingkungan kita bersama,” tegas Kalatiku Paembonan.

Penertiban bangunan dibantaran sungai ini akan terus dilakukan oleh jajaran Pemkab Toraja Utara.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here