KNPI Toraja Utara : Kesadaran Berbangsa Jadi Nilai Sumpah Pemuda

974
0
Logo Hari Sumpah Pemuda tahun 2019.

Updatekareba.Com, Toraja — Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 mengingatkan kepada seluruh Rakyat akan nilai kesadaran berbangsa yakni Indonesia adalah negara yang plural dan majemuk, sehingga sangatlah tidak beralasan kalau ada yang mengkotak-kotakan bangsa dari sudut agama, suku, golongan dan pilihan partai politik, kata Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara Belo Tarran.

“Untuk itu, KNPI meminta seluruh masyarakat Toraja khususnya para pemuda agar memahami dan melaksanakan kesadaran berbangsa yaitu satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia dengan menjunjung tinggi falsafah Bhineka Tunggal Ika,” katanya dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Toraja, Minggu.

Belo Tarran menyatakan, sejarah kelahiran KNPI yg merupakan sebuah wadah berhimpun dari organisasi kepemudaan (OKP) yang dari tahun ketahun selalu bertambah anggotaannya, sesungguhnya adalah cerminan keanekaragaman yang ada di dalam NKRI.

“Jadi tidak salah bila KNPI disebut Miniatur Indonesia, dan kader-kadernya serta alumni KNPI seharusnya menjadi kader-kader yang berwawasan Kebangsaan bukan berpandangan sempit. Masuk dan menjadi pengurus di KNPI itu adalah harus “siap berbeda”,” ujarnya.

Namun kenyataannya, kata Belo, sering terlihat masih ada kader KNPI yang belum siap untuk berbeda pandangan. Konflik kepentingan diantara orang-orang muda saat ini masih nampak sebagai bentuk sikap pragmatisme politik yang sasarannya hanya kepentingan jangka pendek.

Menurut Ketua KNPI Toraja Utara ini, untuk mengubah sikap pragmatisme, maka perlu ditanamkan karakter bangsa khususnya di KNPI untuk masa mendatang, yakni kesadaran akan sebuah negara yang plural (majemuk) haruslah selalu di implementasikan dalam kehidupan berbangsa dengan mengambil nilai luhur yang terkandung kelima sila dalam Pancasila.

“Sikap pragmatisme dalam setiap kehidupan berbangsa, harus diubah dalam bentuk konsolidasi sebuah organisasi, sehingga muncul kader muda yang potensial dan mempunyai visi dalam menghadapi tantangan jaman,” katanya.

“Sumpah Pemuda haruslah disadari adalah wujud komitmen orang muda Indonesia bahwa Indonesia menjadi negara besar bukan karena persamaannya, tapi karena perbedaannya,” ucapnya.

Selain itu, secara khusus Ketua KNPI Toraja Utara ini juga menambahkan kalau program pengembangan SDM khususnya generasi muda yang saat ini sedang digalakkan Bupati Toraja Utara, sangat selaras dengan apa yang menjadi tanggung jawab KNPI sebagai induk organisasi kepemudaan.

“Program pengembangan SDM yang dicanangkan Bupati Toraja Utara, jelas sangat berkaitan dengan program kita di KNPI untuk mengembangkan potensi pemuda. Tujuan kita sama yakni membangun pemuda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, bertanggung jawab dan menjadikan pemuda yang pekerja keras. Hal ini jelas sangat penting untuk membangun Kabupaten Toraja Utara ini menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tegas Belo.

Untuk itu, Belo Tarran kembali menegaskan kalau seluruh unsur pemuda yang ada di Toraja Utara siap mendukung program pengembangan SDM yang saat ini sedang dilaksanakan Pemkab Toraja Utara.

“Mungkin sebelumnya sudah banyak kegiatan yang kita laksanakan untuk mendukung program tersebut, kali ini melalui kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 ini kita kembali menguatkan tekad untuk membangun pemuda Toraja Utara lebih baik kedepannya.
Dihari sumpah pemuda ini, KNPI Toraja Utara juga berkomitmen untuk terus menyuarakan Tolak Politik Uang di Pilkada 2019 dan Pilkada yang akan dilaksanakan di tahun 2020,” tutupnya.

Hari Sumpah Pemuda ke 91 ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju” sebagai simbol bersatunya semua elemen pemuda bangsa Indonesia dalam mewujudkan visi kepemimpinan Nasional Bangsa yakni SDM UNGGUL INDONESIA MAJU.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here