Komunitas Sikamali’ Wamena Bantu Pengunsi Konflik Di Nduga Papua

551
0
Bantuan Komunitas Sikamali Wamena kepada pengunsi di Jayawiya Papua, Sabtu (23/3/2019).

Updatekareba.Com, Jayawijaya – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Sikamali’ Wamena, menyalurkan bantuan bagi pengungsi dari Kabupaten Nduga, Papua yang berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (23/03/2019).

Bantuan yang berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai itu diserahakan kepada Tim Relawan Kemanusian Pengungsi Nduga yang membuka posko di lingkungan Gereja KINGMI Weneroma, Distrik Napua Kabupaten Jayawijaya.

Masyarakat Kabuaten Nduga dari sejumlah distrik yang kini sedang bergejolak sebagai dampak dari konflik yang terjadi sejak awal Desember 2018 lalu tersebut, memilih meninggalkan rumah dan kampungnya untuk mengungsi ke daerah-daerah yang dianggap lebih aman seperti Kabupaten Jayawjaya dan Kabupaten Lanny Jaya.

Bantuan Komunitas Sikamali Wamena kepada pengunsi di Jayawiya Papua, Sabtu (23/3/2019).

Setelah tiga bulan lebih berada di pengungsian para pengungsi yang diperkirakan lebih dari 1000 orang dan didominasi anak-anak serta perempuan itu,kini kondisinya mulai memprihatikan dan membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah bahan makanan, kemudian pakaian layak pakai,karena hari ini yang mengungsi ke Wamena bukan hanya anak-anak tetapi juga orang tua dan mereka tinggal menyebar di Wamena. Di sana (Nduga) belum ada jaminan keamanan sehingga masyarakat memilih untuk mengungsi ke daerah-daerah yang lebih aman,” ungkap Arim Tabuni, Salah satu Relawan Kemanusian Pengungsi Nduga.

Menurut Arim, ada banyak Kendala yang dihadapi pihaknya dalam menangani pengungsi khususnya anak-anak yang kini belajar di sekolah darurat yang dibangun secara swadaya itu.

Bantuan Komunitas Sikamali Wamena kepada pengunsi di Jayawiya Papua, Sabtu (23/3/2019).y

”Banyak kendala yang kami tim relawan hadapi untuk menangani masyarakat Nduga yang mengungsi di Wamena misalnya dari sisi kesehatan dan Pendidikan bagi anak-anak. Sejauh ini pihak kementarian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak sudah berkunjung ke sini tapi belum ada reaksi,” lanjutnya.

Mewakili Tim Relawan,Arim Tabuni mengapresiasi Komunitas Sikamali’ yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tersebut. Ia pun berharap ke depan ada lagi pihak yang tergerak untuk berbagai seperti yang dilakukan Komunitas Sikamali’ Wamena.

” Kami dari tim Relawan kemanusian untuk Nduga berterima kasih teman – teman sikamali’ yang telah menyalurkan bantuan ini. Dan turun langsung melihat kondisi anak-anak ini di lapangan,” tambahnya.

Aksi kemanusian yang dilakukan Komunitas Sikamali’ Wamena itu, sebagi bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap sesame khususnya pengungsi dari Kabupaten Nduga.

Bantuan Komunitas Sikamali Wamena kepada pengunsi di Jayawiya Papua, Sabtu (23/3/2019).

“Komunitas Sikamali Wamena terpanggil untuk berbagi dengan sesame khususnya Pengungsi dari Kabupaten Nduga yang merupakan dampak dari konflik social yang terjadi di sana sejak Bulan Desember 2018. Dan menurut informasi yang kami dapatkan para pengungsi khususnya anak-anak yang saat ini mengikuti kegiatan belajar di Sekolah darurat ini, sangat membutuhkan bantuan terlebih bahan makanan dan obat-obatan,” Ujar Eldyanus Rombe Lebang, Ketua Komunitas Sikamali’ Wamena.

Meski bantuan tersebut tak seberapa namun Eldi sapaan akrabnya berharap dapat bermanfaat dan meringankan beban para pengungsi dari Kabupaten Nduga.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk meringankan beban saudara-saudara kita dari Nduga yang mengungsi di Wamena. Dan terima kasih juga untuk teman-teman yang tergabung dalam komunitas sikamali’ Wamena yang telah berpartisipasi dan tergerak untuk membantu sesame,”harapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here