KOPI BRANDED: KOPI TORAJA, AYO MINUM KOPI TORAJA DI TORAJA LEBIH BAIK

498
0
Dr. dr. Siswanto Pabidang, SH, MM.

Updatekareba.Com – Di Indonesia, kopi Toraja boleh dikata tidak kalah dengan kopi-kopi dari daerah lain seperti Lampung, Ungaran, atau kopi Gayo Aceh.

Namun demikian, dengan pengolahan secara tradisonal, maka biji kopi yang hebat tersebut, menyebabkan nilainya tidak lebih dari lima ribuan rupiah bila disajikan di warung kopi.

Tetapi bila biji-bijian kopi yang berkualitas dunia diolah dan diracik dengan teknik-teknik modern, maka kopi tersebut akan menghasilkan kopi branded dengan nilai jual puluhan bahkan ratusan ribu rupiah per gelas.

APAKAH KOPI BRANDED ITU?

Kopi branded adalah kopi berkualitas yang sudah mengalami pengolahan dan peracikan dengan teknik-teknik modern.

Sebagaimana diketahui bahwa kopi tetap laris manis dan meningkat terus komsumsinya, sehingga potensi pasar dari secangkir kopi itu luar biasa dan tidak akan ada matinya, bila sudah di-blended dengan gaya hidup (lifestyle).

Untuk menjadikannya ‘the best coffee’ diperlukan tahapan-tahapan kompleks untuk mengolah dan meraciknya dari biji kopi hingga terhidang di meja cafe atau ruang tamu kita (https://www.yuswohady.com)

Setidaknya ada tujuh langkah yang harus dijalankan dengan tepat, teliti, dan disiplin untuk menghasilkan secangkir kopi terbaik, yaitu dimulai dari memetik biji kopi di kebun, mengeringkan dan menyimpan, menggoreng (roasting),menggiling (grinding), mengekstraksi (extracting) untuk menghasilkan espresso, menguapkan susu (frothing) untuk membuat latte atau cappuccino, hingga menuangkan ke cangkir (latte art).

JADIKAN KOPI TORAJA UNTUK KESEJAHTERAAN

Toraja Utara atau Toraja secara umum, seharusnya kopinya bisa menjadi komoditas untuk meningkatkan kesejahteraan.

Ketika era tahun 70-80an, kopi Toraja oleh masyarakat Toraja dijual dalam bentuk biji kopi maka saatnya sekarang ini biji kopi Toraja diolah sendiri dalam bentuk kopi branded.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Toraja Utara salah satunya dengan upaya mengembangkan warung/cafe kopi branded.

Alasannya adalah, pertama, kita sudah memiliki modal luar biasa berupa diversitas (diversity) biji kopi yang banyak dan dengan kualitas unggul kelas dunia, kedua, bisnis ini dapat dilakukan oleh UKM kreatif dalam jumlah yang besar dengan ciri lokalnya (locality), dan ketiga, bisnis ini padat karya sehingga berpotensi memeratakan kemakmuran (equality).

Konkritnya misalnya merekrut 1000 pebisnis pemula untuk dilatih mengolah dan meracik kopi dalam betuk kopi branded, setelah dilatih diberi modal bantuan pinjaman dan peralatan yang memadai, dan mereka kembali ke tempatnya masing-masing untuk mulai usaha tersebut.

Bantuan tersebut harus dipertanggungjawabkan sehingga perlu ada laporan perkembangan kemajuan usaha termasuk kelancaran pembayaran pinjaman tersebut.

Diharapkan ditempat mereka masing-masing dapat merekrut 2-3 temannya untuk magang sehingga ada 2000-3000 yang magang pada 1000 pebisnis pemula.

KONSEP PEBISNIS PEMULA

Sebagai pebisnis pemula perlu mempersiapkan perencanaan (https://www.finansialku.com), seperti:
1). Anggaran untuk konsep bisnisnya
Apakah akan membuat cafe, resto, atau tempat nongkrong saja?
2). Pemilihan lokasi
Lokasi mau di mana? Lokasi yang strategis sangat menentukan tingkat keramaian.
3). Daftar menu dan harga
Membuat daftar menu yang disukai pelanggan, karena kopi sering diidentikkan kepribadian seseorang. Penyajian kopi yang bisa mengundang konsumen termasuk para generasi milenial yang hobi mengaktualisasikan diri.
4). Investasi Peralatan
Anggarkan pembelian peralatan yang minimal saja.
5). Anggaran Penunjang
Anggaran ini untuk menciptakan suasana cafe yang menyenangkan untuk berfoto-foto.

Dengan mengerti cita rasa kopi maka kopi branded Toraja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya khususnya para pelaku bisnis pemula.

Ayo minum kopi Toraja di Toraja, rasakan sensasinya!.(*)

(*) ; Dr. dr. Siswanto Pabidang, SH, MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here