Korupsi Dana Desa, Kepala Desa/ Lembang Di Toraja Divonis 4 Tahun Penjara

1936
0
Handover (Kejari Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Makassar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja merilis hasil sidang Kepala Desa (Lembang) Bau berinisial KL bersama TRM selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pengelolaan Dana Desa, Rabu (27/11/2019).

Kajari Tana Toraja, Jefri Penanging Makapedua, menyampaikan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Makassar sudah menjatuhkan vonis bagi KL dan TRM

“Majelis Hakim menghukum Terdakwa KL danTRM dengan Pidana masing – masing penjara Selama 4 Tahun dikurangkan selama Terdakwa di Tahan dan Denda sebesar 50 Juta rupiah dengan Ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan Pidana Kurungan selama 3 bulan,” kata Jefri Penanging Makapedua.

KL bersama TRM tersebut, terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran Dana Desa pada tahun 2017 dan tahun 2018 di desa (Lembang) Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja.

Keduanya menjadi tersangka dalam pengadaan dan pembangunan pembangkit listrik tenaga Micro Hidro dimana pada tahun 2017 dianggarkan sebesar kurang lebih 337 juta rupiah dan pada tahun 2018 juga di anggarkan ulang sebesar kurang lebih 445 juta rupiah, namun realisasinya tidak ada sedangkan anggaran dicairkan 100%.

“Kedua Terdakwa terbukti secara Sah Melanggar Pasal 2 ayat 1 UU no.31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi Sebagaimana Perubahan UU.No 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke -1 KUHP Sebagaimana Dalam Dakwaan Primair,” ungkap Jefri Penanging Makapedua.

Majelis hakim juga menyatakan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Vonis ini lebih ringan dibanding tuntuntan jaksa penutut umum, Parade Hutasoit, SH (Jaksa Kejari Tana Toraja) yang menuntut kedua terdakwa penjara selama 6 tahun.

“Ini pembelajaran bagi Kepala Desa/Lembang agar berhati-hati mengelolah uang rakyat”, tambah Kajari Tana Toraja.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here