Korupsi Uang Rakyat Rp. 2, 9 M, Pensiunan ASN Toraja Utara Ditahan Kejari Tana Toraja

876
0
Handover (Kejari Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Kejaksaan Negeri Tana Toraja kembali menangkap satu tersangka kasus korupsi dan dimasukkan ke Rutan Klas IIB Makale, Kabupaten Tana Toraja, Selasa (8/10/2019) siang..

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 2562 K/Pid.Sus/2019 tanggal 28 Agustus 2019 Terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi kegiatan Selaku PPK Proyek Pembangunan Jalan Poros dan Jembatan di Pangala’ – Awan Kabupaten Toraja Utara Tahun anfgaran 2014 Saat Itu dengan Terpidana inisial YSR.

Dari keteranga yang pers Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja, Jefri P. Makapedua, YSR ditahan setelah mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp.2.979.874.786,79.

“Dengan amar putusan Menyatakan tidak dapat diterima permohonan kasasi dari pemohonan Kasasi I/ Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tana Toraja tersebut, Menolak permohonan kasasi dari pemohonan kasasi II/ Terdakwa YSR,” kata Jefri P. Makapedua,

Jefri P. Makapedua juha mengungkapkan amar putusan MA yakni Memperbaiki putusan pengadilan tindak pidana korupsi tingkat banding pada pengadilan Tinggi MakassarNomor 50/PID.SUS.TPK/2018/PT MKS, tanggal 17 Desember 2018 yang menguatkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makasar Nomor 108/Pid.Sus.TPK/2017/PN.Mks, tanggal 26 Juli 2018 tersebut mengenai pasal yang terbukti dan pidana yang dijatuhkan.

“Menyatakan Terdakwa YSR terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ Korupsi bersama-sama, Menjatuhkan pidana kepada terdakwa, dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun denda sebesar Rp.200.000.000, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” ungkap Kajari Tana Toraja.

YSR adalah pensiuan ASN Pemkab Toraja Utara.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here