Kreativitas Pemuda Gereja Toraja Jemaat Saloso Sambut Natal Dimasa Pandemi

832
0
PPGT Jemaat Saloso dalam menyambut natal tahun 2020.

Updatekareba.Com, Toraja – Jelang perayaan natal, Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Jemaat Saloso menuangkan kreativitas dalam membuat pohon natal. Kegiatan ini dalam rangka menyambut natal.

Berbeda dengan tempat lain, PPGT Jemaat Saloso memiliki keunikan sendiri. Misalnya, saja gambar sinterklas yang sedang memakai masker dan memegang handsanitiser dan jarak pohon natal. Ini merupakan gambaran dari suasana natal dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pengurus PPGT Jemaat Saloso, Yopi, mengakui ini hasil kreativitas anggota PPGT Jemaat Saloso Kelompok 5 sendiri. Tujuannya yaitu selain menyampaikan pesan natal, pohon ini dibuat untuk menghimbau warga tetap ikuti protokol kesehatan yang ada.

“Ini ide dari pemuda gereja disini dalam pra natal, tujuan untuk mengingatkan warga meski merayakan natal harus ikuti protokol kesehatan yang ada, tanpa harus mengurangi makna dari perayaan natal,” pungkas Yopi.

Pohon natal selain dipenuhi hiasan, juga buat kandang miniatur kandang domba tempat dilahirkannya Yesus Kristus.

Sementara Perayaan Natal kali ini akan terasa berbeda bagi umat Kristiani di Indonesia.

Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda atau bahkan menghilang.

Menyikapi hal ini, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah mengeluarkan imbauan agar umat Kristiani mengutamakan ibadah secara virtual.

“PGI sudah keluarkan surat imbauan kepada seluruh gereja untuk memindahkan perayaan-perayaan Natal ke virtual,” kata Ketua Umum PGI Gomar Gultom, Jumat (11/12/2020).

Gomar mengatakan, hal ini dilakukan agar keluarga-keluarga dapat lebih khusyuk menghayati makna Natal bersama di rumah.

Menurut dia, keputusan imbauan ini dilakukan dengan pertimbangan pandemi Covid-19 yang masih dinilai sangat berbahaya.

“Masih sangat berbahaya mengadakan kerumunan dan persekutuan ragawi di tengah pandemi,” ujar dia.

Dalam surat imbauan dari PGI dengan Nomor 584/PGI-XVII/2020 tertulis beberapa pertimbangan yang diambil.

Pertama, PGI melihat laju penambahan kasus yang terus meningkat. PGI melihat, lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia kini telah meninggal dunia karena virus corona.

“Di Indonesia sendiri lebih dari 502.110 kasus telah dikonfirmasi dengan angka 16.002 kematian. Kita semua sangat berduka dengan itu. Kita pun tentu telah melihat dan merasakan dampak pandemi ini di jemaat serta tekanan dan ketegangan yang ditimbulkannya bagi kita semua dalam kehidupan sehari-hari,” demikian bunyi surat yang ditandatangani Gomar pada 24 November 2020.

Tak hanya pada perayaan hari Natal, PGI mengimbau umat Kristiani agar beribadah secara virtual sejak 29 November 2020 saat memasuki masa-masa Adven sebagai bagian dari rangkaian empat minggu Adven jelang Natal.

Gomar berharap, dengan adanya imbauan perayaan Natal secara virtual ini, para umat dapat merasakan bahwa rangkaian perayaan Adven hingga Malam Natal tidak terletak pada dekorasi mewah maupun semarak cahaya.

“Namun, pada hati yang terbuka untuk menyambut Sang Juru Selamat,” ujar dia.

Hingga kini Indonesia masih berjuang melawan pandemi Covid-19 yang telah ada sejak 2 Maret 2020. (*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here