Lakukan Penipuan, Polsek Wara Tangkap Seorang Pemuda di Perumahan RSS Palopo

121
0
Handover (Polres Palopo)

Updatekareba.Com, Palopo – Unit Reskrim Polsek Wara Polres Palopo mengamankan seorang warga Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara Kota Palopo, berinisial S. Ia ditangkap atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Ia ditangkap di Perumahan RSS Kelurahan Balandai, Sabtu (3/4/21) malam.

Kasubag Humas Polres Palopo AKP Edy Sulistyono mengatakan pelaku dilaporkan oleh seorang mahasiswa bernama Hadiputra (23). “Kejadian bermula saat korban memesan PDH kepada pelaku pada 15 November 2019. Saat itu bertempat di Pasar Sentral Palopo,” kata Edy, Minggu (04/04/21).

Korban disebut memesan sebanyak 38 lembar PDH (pakaian dinas harian) kampus. Pelaku berjanji menyelesaikan pesanan tersebut dalam waktu satu bulan.

Namun kesepakatan tersebut dilanggar oleh pelaku dan hingga kini barang pesanan korban belum juga ada. “Korban memberikan uang panjar DP sebesar Rp 3.295.000, namun sampai saat ini pelaku belum memberikan pesanan jahitan baju kepada korban,” sebutnya.

Karena merasa jenuh, korban lalu melaporkan perihal tersebut kepada polisi. Setelah menerima laporan dari korban, Unit Reskrim bergerak melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

Selanjutnya pelaku diamankan di Polsek Wara untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Pelaku disangkakan Pasal 378 KUHPidana Subs 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.

Di dalam pasal 378 disebutkan bahwa, barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menggunakan nama palsu atau martabat (hoedaningheid) palsu; dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang, diancam, karena penipuan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Sementara di pasal 372 disebutkan bahwa, barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here