Lily Salurapa : TNI/POLRI Harus mengambil langkah Tegas terhadap KKB di Papua

149
0
Lily Amelia Salurapa

Updatekareba.Com, Toraja – Senin (13/9/2021), menjadi cerita kelam tenaga kesehatan di pegunungan Bintang Papua, dimana Teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan aksi biadab usai membakar puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Para nakes wanita yang melarikan diri ditendang ke jurang lalu dilecehkan hingga tewas.

Aksi biadab anggota teroris KKB ini diungkapkan oleh seorang nakes yang berhasil selamat, Marselinus Ola Attanila. Dia bersama 8 nakes lainnya telah tiba di Jayapura pada Jumat (17/9/2021), pagi usai dievakuasi menggunakan helikopter TNI.

Dalam kejadian tersebut, seorang Nakes asal Toraja Gabriella Meilani menjadi korban. Iya meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan diri.

menanggapi hal tersebut, anggota DPD RI Lily Amelia Salurapa, meminta Pihak keamanan, baik Polri maupun TNI untuk segera mengambil langkah tegas.

“ini sudah kesekian kalinya terjadi. banyak Tenaga kerja kita di Papua yang Menjadi Korban ke biadaban KKB. Mulai dari tenaga Pengajar, Tenaga Kesehatan sampai Buruh Kasar, banyak yang menjadi Korban. Negara, dalam Hal ini Pihak Kemanan, Baik Polri dan TNI Harus mengambil langkah yang tegas.ini tidak bisa di biarkan begitu saja,” Ungkap Lily.

Lebih lanjut, senator asal Sulawesi Selatan ini mengungkapan jika persoalan ini tidak segera di selesaikan, maka ini akan berdampak pada Keraguan Tenaga Pengajar dan Tenaga Kesehatan untuk mengabdi di pedalaman Papua Karena tidak mendapatkan perlindungan keamanan dari Negara. Sementara Hak Masyarakat Papau untuk mendapatkan fasilitas kesehatan dan Fasilitas pendidikan juga harus dipenuhi.

“Secara pribadi, pada kesempatan ini, saya menyampaikan Duka Cita yang mendalam atas gugurnya Gabriella Meilani, Tenaga Kesehatan asal Toraja di Pegunungan Bintang Papua. Kiranya segala kebaikan dan amal adik Gabriella di terima di Sisi Tuhan Yang Maha Esa,”Tutup Lily Salurapa.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here