Mahasiswa Simbuang Di Tana Toraja Dapati Beras Raskin Membusuk

205
0
Handover.

Updatekareba.Com, Toraja – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar kembali angkat bicara terkait beras raskin Kecamatan Simbuang yamg membusuk karena tidak tersalurkan dengan baik

Selasa siang, 27 Agustus 2019 kemarin Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar bertemu pihak pemilik gudang, Andarias (39) di Sandangan lembang Mappa’ Kecamatn Bongga Karadeng untuk mencari tahu penyebab menumpuknya beras raskin yang tidak tersalurkan itu.

Menurut keterangan Andarias, beras itu adalah beras raskin yang memang betul milik Kecamatan Simbuang namun melihat kondisinya saat ini beras suda mulai rusak. Beras ini juga merupakan jata bulan Februari dan bulan Maret (2019) yang bersamaan datang diantar langsung oleh pihak bulog yang sampai saat ini masih belum disalurkan.

Berdasrkan kesepakatan sewa gudang untuk pertahun senilai tiga juta namun sampai saat ini juga belum dibayar, dan dengan melihat kondisi beras semakin hari semakin rusak mengakibatkan kondisi rumah juga mulai rusak akibat hama beras yang semakin hari semakin parah. “Keluh Andarias sang pemilik gudang.

Beberapa waktu yang lalu juga sempat lagi ada mobil bulog tiba untuk mengantar beras raskin yang katanya jata untuk bulan April tetapi saya tolak. “Tutup Andarias, pemilik gudang.

Camat Simbuang, Ritayani Layuk, setelah dikonfirmasi oleh Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar lewat via telepon seluler, menjelaskan bahwa memang betul saat ini beras untuk Kecamatan Simbuang masih tertumpuk di Sandangan, dan belum disalurkan semuanya karena terkendala pada biaya transportasi untuk sampai di Kecamatan Simbuang.

Karena sebelum-sebelumnya biaya pengangkutan dibebankan kepada masyarakat tetapi untuk saat ini tidak lagi dan pihak kecamtan juga tidak mempunyai biaya yang cukup untuk pengangkutan. Sementata itu saya juga telah berkomunikasi dengan kepala-kepala lembamg untuk mengarahkan masyarakat langsung mengambil beras tersebut di titik distribusi yang berada di Sandangan Lembamg Mappa’ Kecamatn Bongga Karadeng. Lanjut Ritayani Layuk.

Dan sampai saat ini suda ada beberapa masyarakat telah mengambil langsung di tempat distribusi tersebut seperti Lembang Makkodo, sementara beras yang masih tertumpuk di lokasi distribusi kami selalu berupaya sehingga dapat tersalurkan secepatnya ke masyarakat. Tutup Camat Simbuang, Ritayani Layuk.

Terkait data-data yang telah diperoleh bahwa raskin yang tidak tersalurkan itu memang masalahnya terdapat pada tingkat Kecamatan, oleh sebab itu Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar mengharapkan pihak pemerintah Kecamatan segera mengambil tindakan konkrit dalam mengatasi persoalan tersebut sehingga manfaat bantuan pemerintah betul-betul bisa dirasakan masyarakat.

“Karena sangat disayangkan kalau beras membusuk begitu padahal masyarakat sangat membutuhkan”.

Selain itu, Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar juga memperingatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja dalam hal ini Bappeda, Badan Ketahanan Pangan, Inspektorat Kabupaten, dan beberapa instansi lainnya yang tekait untuk melakukan pengawasan dengan serius atas penyaluran raskin sehingga betul-betul terealisasi dengan baik.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here