Nasi Goreng Papa Vera diserbu warga Di Makale Tana Toraja

624
0
Nasi goreng Papa Vera di Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Updatekareba.Com, Toraja – Bapanya Vera begitulah dia disapa para pelanggannya. Sosok pedangang Nasi Goreng di kawasan Terminal Makale tidak pernah sunyi dari pembeli.

Ramenya pembeli Nasi Goreng Mas Kasino dikarenakan rasa nasi goreng yang enak serta sikap ramah mas Kasino, ini pengakuan dari tiga orang pengunjung yang ditemui saat sedang menikmati racikan nasi goreng papa vera.

“Saya dulunya tidak suka makan nasi goreng, setelah mencoba nasi goreng papa vera, saya jadi ketagihan terus makan nasi goreng tp cm nasi goreng papa vera, bukan nasi goreng lain,” Jelas Manating seorang penggiat motor metic di Tana Toraja, Jumat (25/10/2019)

Nasi goreng papa vera mulai buka pukul 17.30 dan sudah habis pukul 21.00 wit. Papa Vera yang memiliki tiga orang anak dan saty orang istri melakoni profesi sebagai penjual nasi goreng sejak lima Tahun lalu, merasa senang sebagai penjual nasi goreng gerobak.

Sosok pria sederhana ini kelahiran di Sragen, jawa tengah 1959 menetap di Tana Toraja sejak 2012.

Dari menjual Nasi goreng dia mampu menyekolahkan anaknya sampe ke jenjang sarjana. Namun saat ini istri tercinta mas Kasino terbaring sakit komplikasi sudah 1 tahun lebih sejak bulan Juli 2019 lalu,.

“Dulunya kami berdua bersama jualan nasi goreng, bahkan istri saya dulu juga berjualan Nasi campur, dan bubur sumsum keliling (jalan kaki) tanpa gerobak. tapi setelah sakit istri saya hanya dirumah”, ucap Papa Vera.

Anak pertamanya sekarang bekerja di sebuah perusahaan pelayaran swasta di Bulukumba.

Sementara anak ke dua sudah tamat Sarjana S1 lulusan UKI Toraja, nah anak ke tiga tamat SMA harus menunda keinginannya melanjutkan study karena membantu merawat Ibunya di Kampung halamanya di Sragen.

“Alhamdulillah, kondisi mama vera sudah mulai membaik,” tambah Papa Vera.

Begitulah cerita papa vera kepada
Kepala Bidang Pengembangan SDM Tana Toraja, Ivan Kala’lembang, dan seorang staf khusus Bupati Toraja, saat mencoba menu faforit sebagian besar masyarakat Indonesia (nasi goreng) yang sudah banyak diperbincangkan penikmat kuliner di Tana Toraja.

“Saya berharap para pedagang gerobak seperti Mas Kasino bisa mengembangkan lagi usahanya. Terutama fasilitas tempat dan lokasi, agar para penggiat usaha kecil ini menjadi inspirasi bagi terutama anak – anak muda untuk mandiri dengan membuka peluang – peluang usaha khususnya kuliner. Karena Toraja merupakan zona iklim usaha yang prospektif. Seperti Mas Kasino yang usianya sudah 60 tahun ttp semangat dan tidak pasrah dgn kondisinya saat ini,” ucap Ivan Kala’lembang.

“Jika sudah benar-benar pulih dan bisa beraktifitas, kami bisa jualan nasi nasi goreng dan Bubur Sumsum lagi bersama. Itu Doa dan Harapan papa Vera, sebelum kami membayar 2 (dua) bungkus Nasi Goreng pesanan kami. Mari, dan terima kasih Mas Kasino, semoga tetap laris manis,” ucap Ivan sambil berpamitan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here