Paskah 2020 : Kemenag Imbau Umat Kristiani Rayakan Paskah di Rumah, Gereja Toraja Lakukan Ibadah Online

1160
0
Handover (BPS Gereja Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Kristiani melaksanakan perayaan Paskah di rumah masing-masing. Imbauan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

“Untuk perayaan Paskah, Ditjen Bimas (Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat) Kristen mengimbau kepada pimpinan gereja agar dilaksanakan di rumah masing-masing,” kata Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag, Janus Pangaribuan, dalam keterangan pers tertulis, Minggu (5/4/2020).

Janus menyebut pihaknya sudah mengirimkan surat imbauan untuk pelaksanaan perjamuan kudus yang sebaiknya juga dilaksanakan di rumah. Surat tersebut dikirim ke pimpinan-pimpinan gereja untuk disebarluaskan ke jemaatnya.

Ditjen Bimas Kristen telah mengirimkan surat imbauan pada 3 April 2020 terkait hal ini kepada pimpinan persekutuan gereja aras nasional dan pimpinan induk gereja/sinode di seluruh Indonesia. Kami mendorong agar perjamuan kudus digelar di rumah, sesuai dengan tata gereja masing-masing,” katanya.

Bagi gereja yang sudah terlanjur membuat persiapan acara jamuan kudus. Janus mengimbau agar rencana itu ditunda hingga pandemi Corona berakhir.

“Kalaupun para pimpinan induk organisasi gereja/sinode seluruh Indonesia akan menggelar perayaan, kami berharap pelaksanaan perjamuan kudus bisa ditunda hingga bencana pandemi COVID-19 selesai, atau dilaksanakan di rumah masing-masing,” tuturnya.

Hari Raya Paskah jatuh pada 12 April 2020. Perayaan Jumat Agung akan diselenggarakan pada 10 April 2020 untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus.

Sementara Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH-PGI) telah mengeluarkan Pesan Paskah 2020 dan Tuntunan Merayakan Sakramen Perjamuan Kudus di Masa Pandemi Covid-19.

Dijelaskan, pada saat ini, umat Kristen di seluruh dunia merayakan Paskah, peristiwa kebangkitan Yesus Kristus, di dalam suasana duka dan penuh pergumulan. Bagaimana kita dapat merayakan kehidupan, bahkan “dalam segala kelimpahan” (Yoh. 10:10), sementara kita menyaksikan begitu banyak orang berjuang di ambang batas kehidupan dan kematian, akibat pandemi Covid-19? Kematian ternyata begitu dekat dengan kita, bahkan telah merenggut kehidupan orang-orang yang kita kasihi.

Dalam kesedihan yang mudah membuat kita berputus asa ini, sekali lagi kita disapa oleh berita Paskah yang menjadi pusat iman kita: Kristus telah bangkit mengalahkan kematian! Dalam kesedihan yang mudah membuat kita putus asa, kita disapa oleh berita Paskah yang menjadi pusat iman kita, bahwa Kristus telah bangkit mengalahkan kematian.

Pesan Alkitab dari Lukas 24:5-6, berkisah tentang berita Paskah yang disampaikan oleh dua malaikat kepada para perempuan yang mendatangi kubur Yesus. Berita itu sangat jelas: Ia telah bangkit! Di dalam iman kepada Allah yang membangkitkan Yesus Kristus melalui kuasa Roh Kudus, kita menjadi Umat Kebangkitan. Kita diundang untuk terus mempersaksikan kehidupan yang kita temukan di dalam Kristus yang bangkit melalui kehidupan kita secara pribadi maupun bersama-sama sebagai satu tubuh. Undangan tersebut harus kita sambut dengan terus memperjuangkan, merawat, dan memberikan kehidupan, bukan yang mengancam kehidupan. Itulah Paskah yang sejati.

Pihak Gereja Toraja melalui Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja keluarkan jadwal dan tata ibadah paskah secara online.

Siaran live dapat disaksikan melalui channel https://www.youtube.com/channel/UCkKCdjyDTSMMdozGL1qGVIQ

Jadwal dan tata Ibadah:
Kamis Putih (Pukul 18.00 – Live dari Jemaat Elim Rantepao): https://drive.google.com/open?id=1yhFQLJtSYaeFOfaE_LdCN0YVamIOnIZ6

Jumat Agung (Pukul 09.00 – Live dari Jemaat Elim Rantepao): https://drive.google.com/open?id=1I1FivlEOhcDzHAbdUrQNv-bRAHK1AM0o

Sabtu Sunyi (Pukul 18.00 – Live dari Jemaat Rantepao): https://drive.google.com/open?id=1Mzb38Yve1qnJvr6owb0UPALOe1qbQZc7

Paskah (Pukul 09.00 – Live dari Jemaat Rantepao): https://drive.google.com/open?id=12wVxPSQNgySuxmDDHtjO1XigvapO7xXI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here