Pertahankan Status Zero Covid-19, Pemkab Toraja Utara Gandeng Relawan Pemuda

679
0
Handover (Humas Polres Toraja Utara).

Updatekareba.Com, Toraja – Dari 24 kota/kabupaten di Sulawesi Selatan, hingga data per tanggal 2 Mei 2020, Kabupaten Toraja Utara menjadi satu dari dua Kabupaten yang masih berstatus zero Covid-19. Hingga Minggu (3/5/2020), belum ada kasus positif terpapar virus Corona di wilayah tersebut.

Bedasarkan rilis media center Gugus tugas penanganan Covid-19 Pemkab Toraja Utara telah melakukan pemantauan terhadap 3.779 orang. Sementara yang orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 12 orang, dengan rincian 1 orang dalam proses, dan selesai 12 orang

Untuk orang dalam pemantauan (ODP), lanjut dia, sebanyak 139 orang, dimana ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 128 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 11 orang.

Sementara orang dalam resiko (ODR) sebanyak 3.628 orang, dalam proses 536 orang, serta selesai proses 3.628 orang. Untuk Pasien dalam pengawasan (PDP) di Toraja Utara zero.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara pun tidak bergerak sendiri untuk mempertahankan status zero Covid-19 itu. Pemkab berupaya menggandeng instansi swasta hingga relawan pemuda untuk memasifkan sosialisasi langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona di masyarakat.

Terbaru, Pemkab Toraja Utara melakukan sosialisasi dan gerakan penyemprotan disinfektan di perbatasan Toraja Utara – Tana Toraja, dan Toraja Utara – Palopo.

Kegiatan ini didukung oleh beberapa organisasi diantaranya KNPI, Karang Taruna, Pemuda Pancasila, PMKRI.

Dalam keterangan persnya Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, melalui Juru bicara Gugus tugas Penanganan Covid-19 Toraja Utara Yaya Rundupadang, menyampaikan kepada seluruh relawan untuk terus bisa menjaga kondusivitas dan menjaga Toraja Utara agar tetap zero dari Covid-19.

“Kita semua harus saling menjaga dan membuat situasi ini tetap zero dari virus Corona, dengan melakukan penyemprotan disinfektan, menjaga pola hidup sehat dan mentaati semua himbauan pemerintah pusat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan keluar Toraja Utara. Juga sebaliknya, warga Toraja Utara yang sedang bekerja di luar kota untuk tidak mudik ke daerah asal.

“Dalam situasi yang masih belum pasti seperti sekarang ini, Pak Bupati mengimbau kepada masyarakat baik yang di Kabupaten Toraja Utara maupun yang ada di perantauan agar menunda dulu bepergian, khususnya mudik ke daerah asal sebagai upaya mencegah dan memutus perkembangan virus Covid-19,” pungkas Yaya.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here