PERTOKOAN RANTEPAO TINGGAL KENANGAN

255
0

Updatekareba.Com, Toraja – Haru biru masyarakat menyaksikan perobohoan Pertokoan Rantepao. Tak terkata kenangan yang ada. Air mata pun menetes tak terasa. Mulut tiada mau berkata hanya bergumam lirih: selamat tinggal Pertokoan Rantepao.

Kini hanya tinggal kenangan bersama Pertokoan Rantepao. Dan mereka yang mengalaminya akan tahu persis di mana dia tepat berada pada saat dia ke Pertokoan Rantepao.

Perobohan Pertokoan Rantepao dimulai dengan satu alat berat saja di sisi utara pada tangga kemudian akhirnya ada tiga yang meratakan bangunan penuh kenangan ini: Pertokoan Rantepao (2/3/2021). Para diaspora sangat terbantukan dengan adanya siaran live fb CeGe dan Connie Natalia Tandungan di mana sangat jelas bagaimana bangunan yang tak berdaya ini lulu lantak diterjang alat berat.

Pertokoan Rantepao adalah bangunan memanjang yang berada di kota Rantepao menurut catatan bangunan ini sudah ada tahun 1975, sejak era itu bangunan ini termasuk bangunan megah di jamannya. Selain tempat berusaha juga tempat bermain anak-anak meskipun tidak ada tempat bermain seperti Mall era sekarang.

Di tahun 1977, ketika saya masih kelas 1 di SMPN 1 Rantepao, kami sering bermain di sana baik ketika keluar main maupun saat pulang sekolah. Di lantai dua juga sering dijadikan tempat menonton ketika ada kegiatan seperti gerak jalan yang melintas di jalan raya.

Pada hari pasaran (Pasa’ Kalambe’) ramai sekali kota Rantepao dan transaksi di pertokoan tiada henti. Apalagi lagi kalau musim buah seperti buah langsa’ yang datang dari Palopo, di situ juga orang menjualnya. Saya turut memanfaatkan musim buah dengan menjual buah langsa’ tersebut dengan duduk bersila di depan emper pertokoan sekitar toko ketiga keempat dari sisi utara.

Boleh dikata segala sesuatu ada dijual di pertokoan. Ada kain, ada parang Toraja (la’bo’ dua lalan), ada pernak pernik Toraja, ada kue tori’ (deppa te’tekan) dan sebagainya.

Dalam perkembangannya tidak terlalu jauh berbeda dari saat-saat awal. Hanya tambahan saja seperti ada tiket pesawat, tiket bus dan baju kaos oblong. Dan tentunya bangunannya semakin tua dan kurang terawat.

Terakhir saya mengelilingi pertokoan itu akhir Desember 2020 saat mencari tukang jahit yang ternyata ada di lantai dua. Di lantai dua itu ada beberapa tukang jahit yang ada pelanggannya satu dua orang termasuk saya, sempat berfoto sejenak meski tidak serius pengambilan gambarnya. Dan saya menyesal ketika ada berita bahwa bangunan ini akan dirobohkan kenapa saya tidak merekam sekeliling dan saat itu saya sudah balik ke luar daerah.

Kenangan tentang Pertokoan Rantepao akan berbeda satu sama lainnya tetapi hilangnya pertokoan ini hanya tersisa kenangan saja. Jika suatu hari kelak ada yang bertanya dimanakah lokasi Pertokoan Rantepao itu? Maka dengan bangganya kita akan menunjuk tempat yang entah akan jadi apa sesudahnya.

Beruntunglah saya sudah merekamnya di bulan Desember 2020 dan memasukkannya dalam YouTube dengan judul: Siswanto Pabidang: Kota Rantepao Toraja Utara (PDkT Youtube Channel), di sanalah kita bisa melihatnya bila kita merindukannya. (*)

(*) ; SISWANTO PABIDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here