Pimpinan Agama Se – Toraja Sepakat Tolak Proposal Bantuan Dari Calon Pilkada & Pilkalem

1497
0
Pertemuan lintas agama di kantor pusat Gereja Toraja, Jumat (23/8/2019).

Updatekareba.Com, Toraja – Para Pimpinan Agama dan Tokoh-Tokoh Agama yang ada di Toraja berkumpul di Tongkonan Sangngullele Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Jumat 23 Agustus 2019 kemarin.

Dalam pertemuan yang dipimpin laangsung Ketua Umum BPS Gereja Toraja Pdt. Musa Salusu ini ada tujuh poin yang disepakati bersama.

Para Pimpinan Agama dan Tokoh-tokoh agama sepakat akan melaksanakan Pertemuan lanjutan yang rencananya akan dilaksanakan pada awal September dengan melibatkan Lembaga Pemerintah dan Lembaga Adat termasuk KPU dan Bawaslu.

“Tujuan dari pertemuan dengan 3 pilar atau Tallu Lalikan ini adalah untuk memperkuat gerakan Tolak Politik uang pada PILKALEM dan PILKADA yang akan dilaksanakan dalam dekat ini,” kata Pdt. Musa Salusu.

Berikut tujuh poin kesepakatan para pimpinan lintas agama se Toraja ;

1. Pimpinan Agama dan Tokoh-tokoh Agama menyatakan sangat prihatin dengan praktik dan dampak buruk politik uang yang terjadi selama ini di Toraja. Pimpinan Agama dan Tokoh-tokoh Agama yang ada di Toraja sepakat menolak praktik Politik Uang dalam Pilkalem dan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 dan 2020.

2. Sepakat bahwa politik uang jelas bertentangan dengan ajaran agama.

3. Masing-masing Pimpinan Agama akan kembali ke Agama masing-masing dan denominasi masing-masing dan akan menggembalakan umatnya untuk memerangi praktik politik uang.

4. Sepakat membedakan antara cost politik dan money politic.

5. Mendorong dan menyuarakan ke pusat untuk perbaikan UU Pileg, Pilpres dan pilkada.

6. Menghimbau Parpol untuk tidak memungut mahar dari calon kandidat, karena mahar politik adalah bagian dari pada suap.

7. Para pimpinan agama dan Tokoh-Tokoh Agama sepakat dan akan menghimbau umat untuk tidak menjalankan proposal dan menerima bantuan dari para calon kandidat baik di Pilkalem maupun pilkada.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here