Polres Tana Toraja, amankan 12 Pemuda Di Pasar Baru Makale

595
0
Handover

Updatekareba.Com, Toraja – Tawuran kelompok antara pemuda dari Lembang Buntu Sisong bergabung dengan Pemuda lembang Pabuaran Kecamatan Makale Selatan dengan masyarakat Komplek pasar Baru Makale, Tana Toraja. Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 19.00 Wita.

Tawuran kedua kelompok dipicu akibat kejadian pada malam sebelumnya Rabu (27/3/2019) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pemuda dari lembang Pabuaran dan Buntu Sisong dikeroyok oleh pemuda Pasar baru Makale yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka memar pada bagian muka.

Menurut salah satu korban bernama AIK (21), bahwa kejadian berawal pada saat mereka sedang minum tuak / ballo di sebuah warung ballo dalam Kompleks Pasar Baru Makale.

Lelaki AIK Sc cekcok dengan salah satu pelayan warung Ballo yang memicu datangnya pemuda yang berada disekitar warung Ballo dan melakukan pemukulan terhadap tiga Pemuda dari lembang Pabuaran dan Buntu Sisong tersebut.

Hal tersebutlah yang memicu korban bersama kelompoknya untuk melakukan aksi balas dendam terhadap pemuda yang ada di pasar Baru makale.

Polres Tana Toraja yang menerima laporan dari masyarakat, kemudian langsung mendatangi TKP dan mengamankan masyarakat yang melakukan tawuran dengan dipimpin oleh Pawas Ipda Damianus Nisa (KBO Sabhara) didampingi Ka SPKT Ipda Antonius Surya, Kanit Resmob Ipda Iskandar bersama anggota serta piketr Fungsi.

Adapun Pemuda yang diamankan sebanyak 12 orang yang berasal lembang Pabuaran dan Buntu Sisong Kecamatan Makale Selatan yang datang melakukan penyerangan ke Kompleks pasar Baru Makale secara membabi buta.

KBO Sabhara Ipda Damianus Nisa yang memimpin personil mengamankan aksi tawuran warga membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa situasi saat ini sudah aman dan terkendali.

“kita telah mengamankan 12 pelaku tawuran bersama barang bukti berupa lima unit kendaraan, senjata yang digunakan dalam melakukan penyerangan seperti parang, badik, potongan besi, kayu dan benda lainnya” tambah Ipda Damianus.

Polres tana Toraja juga masih akan melakukan pengembangan terhadap kasus penganiayaan pada malam sebelumnya Rabu (27/3/2019) yang mengakibatkan tiga pemuda yang turut serta dalam aksi tawuran menjadi korbannya.

“Belajar dari kasus ini, agar masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Jika menemukan atau mengalami kekerasan atau penganiayaan agar melaporkan hal tersebut ke pihak Kepolisian” Tutup Ipda Damianus.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here