Polri Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

107
0
Handover.

Updatekareba.Com, Jakarta – Kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah mengalami peningkatan pascalibur Lebaran. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pun mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Polri senantiasa mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, karena kita lihat beberapa daerah ada peningkatan daripada masyarakat yang terinfeksi COVID-19,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers secara virtual, Senin (7/6/2021).

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan merupakan satu bagian penting dalam memberantas mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, TNI dan Polri telah melakukan langkah-langkah pendampingan dan akselerasi guna memulihkan kembali dan mengendalikan laju pertumbuhan angka COVID-19 di Kudus.

Dalam hal ini, pihaknya menambah personel TNI-Polri untuk mendukung pengetatan dan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Menurut Kapolri, para personel akan melakukan pemeriksaan dini (testing) dan pelacakan (tracing). Masyarakat yang kedapatan reaktif atau positif akan dilakukan perawatan (treatment) untuk melakukan isolasi mandiri, sambil menunggu hasil tes PCR.

Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah untuk menambah tempat-tempat isolasi mandiri rujukan. Ini bertujuan agar mereka yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar bisa dipindahkan ke tempat isolasi rujukan.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, terang Kapolri, peningkatan kasus aktif COVID-19 di Kudus diakibatkan dari kluster kerumunan pascalebaran.

Kluster ini muncul karena kegiatan silaturahmi, kunjungan ke tempat wisata maupun kunjungan- kunjungan ke keluarga. Dalam hal ini, masyarakat mulai kurang disiplin dalam penggunaan masker.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here