Pramuka Saka Wanabakti KPH Saddang II Ikut Gerakan Nasional GPDAS Di Toraja

416
0
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, saat memberikan bibit untuk gerakan GPDAS kepada pramuka anggota Saka Wanabakti KPH Saddang II, Sabtu (30/11/2019).

Updatekareba.Com, Toraja – Gerakan Nasional Pemulihan DAS, sedang digencarkan di Toraja Utara, Bupati Kalatiku memimpin penanaman pohon di daerah lahan kritis Kaleakan nanggala sebagai upaya untuk memulai memulihlan kembali kawasan hutan yang menjadi Sumber Penciptaan Ketersediaan air khususnya yang berkenaan dengan aliran sungai sebagai upaya untuk penyedian air bagi ketersediaan air bagi kegiatan pangan khususnya padi baik di toraja dan terutama penyediaan air bagi Kawasan Pertanian Enrekang, Sidrap, pinrang, Luwu dan Sulbar .

Penanaman pohon secara massal di Toraja Utara merupakan perwujudan dari tanggungjawab untuk menjadikan sulsel sebagai lumbung beras Nasional yang saat ini melayani 21 Provinsi di Indonesia.

Pemda Toraja Utara bekerja sama dengan kementerian kehutanan melakukan gerakan Nasional Pemulihan DAS Tahun 2019 bertempat di kecamatan Naggala pagi 30/11/2019

Memasuki musim hujan bencana banjir dan longsor terus meningkat. namun saat ini hampir 80% banjir dan longsor terjadi akibat faktor manusia. adanya alih fungsi lahan, penebangan pohon hingga Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tidak berfungsi menjadi pemicu terjadi banjir dan tanah longsor.

Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu latar belakang kegiatan gerakan DAS, di Provinsi Sulawesi Selatan akhir-akhir ini sering dilanda bencana seperti banjir, kekeringan, banjir bandang serta tanah longsor tiap tahun bencana ini selalu meningkat seperti yang kita alami.

Pada awal tahun 2019 bencana banjir terjadi seperti terjadi di Kabupaten Gowa dan Takalar pada bulan februari 2019 yang selama akibat kan kerugian material kerusakan infrastruktur dan adanya korban jiwa demikian pula saat ini kita sedang dilanda musim kemarau yang berkepanjangan terjadi

Sambutan Asisten II bidang perekonomian pembagunan dan kesejahteraan Provensi Sulawesi Selatan Muhammad Firda, mengatakan gerakan Nasional Pemulihan daerah aliran sungai merupakan sebuah gerakan yang diinisiasi oleh pemerintah dan masyarakat Untuk meningkatkan kesadaran pemulihan Hutan dan lahan penuh penyelamatan sumberdaya alam dan Air serta pencegahan bencana GNPDAS merupakan bentuk korektif atas agenda penanaman pohon pada kegiatan penanaman pohon pada kegiatan hari penanaman pohon Indonesia dengan lahan keritis.

Pada pencanangan gerakan nasional ini, Anggota Pramuka Saka Wanabakti KPH Saddang II ikut serta mendukung dan ikut serta dalam gerakan ini.

Sementara itu Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, menyampaikan dengan penuh hormat Bapak Kepala Balai, jajaran pemerintahan, Camat, Kepala Palembang, dan para Insan pemerhati dan pencinta lingkungan hidup saya ucapan selamat datang di Kabupaten Toraja Utara,

“Saya menyambut dengan penuh sukacita gerakan Nasional Pemulihan aliran sungai yang memang benar-benar dibutuhkan dan dimimpikan oleh Toraja Utara,” kata Kalatiku Paembonan.

Bupati Toraja Utara ini juga menjelaskan Kabupaten ini dikenal sebagai tangki air atau pemasuk bagi daerah penghasil beras seperti Pinrang ,Sidrap, Luwuk Raya, Sulawesi Barat, karena ada 5 sungai besar yang keluar dari Kabupaten Toraja Utara tetapi apa yang terjadi dalam kenyataan aliran air sungai semakin menipis dan sangat memperhatikan.

“Hampir-hampir dikatakan sangat sedikit air yang masalah besar yang dihadapi oleh Sulawesi Selatan oleh Nasional dalam rangka upaya kita untuk menjadikan daerah kita Provensi Sulawesi Selatan sebagai lumbung beras Nasional oleh karena itu prokram ini adalah prokram yang benar-benar akan membawa perubahan di masa depan” Ucap Kalatiku Paembonan.

Bupati Toraja Utara memberikan sejumlah bibit pohon kepada masyarakat, pemuda, tokoh-tokoh agama.

Bupati Toraja Utara bersama Asisten II bidang perekonomian dan kesejahteraan provinsi dan masyarakat melakukan penanaman pohon sebagai tanda bawah atas keprihatinannya terhadap dampak lingkungan yang sangat memperhatikan sekarang ini.

Turut hadir dalam dalam gerakan Nasional Pemulihan DAS ini sejumlah jajaran Forkopimda Toraja Utara, Tokoh-tokoh masyarakat Tokoh-tokoh agama dan pemuda, mahasiswa dan pelajar.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here