Press Release Akhir Tahun 2021, Kepala BNNK Tana Toraja: BNNK Membangun Sinergi Dengan Seluruh Komponen Bangsa

100
0
Handover (Humas BNNK Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja -Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bangka menggelar konferensi pers akhir Tahun 2021. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalya Dewi Tonglo. Acara dilaksanakan, Sabtu (31/12/2021) di Kantor BNNK Tana Toraja.

“Prees release yang kita laksanakan merupakan agenda rutin BNNK Tana Toraja yang ingin kita informasikan kepada masayarakat,” kata AKBP Natalya Dewi Tonglo.

Dalam press rilis akhir tahun ini, Kepala BNNK Tana Toraja menjelaskan upaya penanganan dengan melakukan treatment pada penanganan narkotika. Bersinergi bersama unsur perangkat daerah serta forkopimda. Unsur penegak hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Termasuk upaya rehabilitasi yakni berperan aktif menjadi leading sector di wilayah Toraja.

BNNK Tana Toraja juga telah melakukan pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas, Bersih dan Melayani (WBBM). Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2021. Di bawah Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat membentuk Desa Bersinar  yakni di Lembang Kaduaja dan Kelurahan Sarira.

“Di samping itu melakukan pembentukan penggiat narkoba di lingkungan masyarakat sebanyak 108 orang, mulai di lingkungan pemerintah dan lingkungan pendidikan, serta lingkungan swasta,” jelasnya.

“Ada juga program Teman Sebaya anti Narkoba. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan diri pada remaja agar menjadi tangguh. Mampu menolak segala bentuk ancaman narkoba dan mampu mengembangkan dirinya secara produktif. Kegiatan ini melibatkan profesional dan akademisi yang kompeten di bidang pendidikan remaja,” ujarnya.

BNNK Tana  Toraja juga melakukan penegakan hukum untuk mempersempit ruang gerak peredaran dan penyalahgunaan gelap narkotika yang masuk ke Toraja. Dan dalam rangka menekan supply reduction, BNNK Tana Toraja bersama stakeholder terkait di tahun 2021, sepanjang bulan Januari sampai bulan Desember 2021, telah mengungkap sebanyak 9 berkas perkara narkotika dari 4 LKN, dan sudah P21 semua.

Kasus-kasus yang telah diungkap tersebut melibatkan 9 orang tersangka yang terdiri dari 8 orang tersangka laki-laki dan 1 orang tersangka perempuan dan total barang bukti yang disita sebanyak 7,78 gram shabu, dan barang bukti non narkotika sebagai fasilitas penyalahgunaan narkotika seperti uang tunai Rp. 1.813.000, handphone 5 buah ( vivo, sambung, nokia, dan oppo), 1 unit becak motor (honda), 3 unit kendaraan roda 2 ( honda beet dan shogun).

Pada pelaksanaan TAT yang dilaksanakan dilibatkan dari Tim Medis (dokter) dan Tim Hukum (Penyidik BNNK Tana  Toraja, Kejaksaan dan Personel Sat. Narkoba Polres Tana Toraja), pada pelaksanaan TAT tahun 2021 dari bulan Januari sampai bulan Desember 2021 jumlah TAT sebanyak 20 orang terdiri dari tahanan dari Polres Tana Toraja sebanyak 6 orang, tahanan dari polres Toraja Utara sebanyak 7 orang dan tahanan dari Polres Enrekang sebanyak 7 orang.

Demikian digulirkan program Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN).
Program ini merupakan implementasi Kebijakan Kepala BNN Nomor 4 tahun 2019 tentang Kebijakan Kabupaten/kota Tanggap Ancaman Narkoba. Bertujuan untuk meningkatkan ketanggapan suatu kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara dalam menghadapi ancaman narkoba dengan memperkuat kemampuan antisipasi, adaptasi, dan mitigasi.

Termasuk pemberdayaan masyarakat melalui skrining tes urin narkoba pada pejabat dan ASN di lingkungan instansi Pemerintahan Kabupaten Tana Toraja.

“Ini merupakan implementasi Inpres No.2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024,” tutupnya.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here