Promosikan Wisata Toraja, Pramuka asal Toraja Utara Ini Bangga Ikut Pertikawan 2019

750
0
Kontingen Pramuka Toraja Utara pada Festival Nusantara Pertikawan Nasional di Monas, Jakarta.

Updatekareba.Com, Jakarta – Menjadi peserta Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Wanabakti (Pertikawan) Nasional 2019, merupakan pengalaman menyenangkan dan membanggakan bagi 16 Anggota Pramuka Saka Wanabakti KPH Saddang II Kwarcab Toraja Utara.

Para anggota pramuka rimbawan Toraja ini harus menempuh perjalanan jauh dari daerahnya menuju Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur Jakarta Timur selama tiga hari, dua malam via kapal laut.

Untuk mengusir jenuh, mereka kerap bersenda gurau untuk mengisi waktu ketika berada di lautan. Itu dilakukan agar perjalanan yang cukup lama dan panjang tidak terasa membosankan.

Namun rasa lelah itu terbayarkan ketika para Pramuka Bumi Pongtiku yang datang dari Toraja bertemu dengan anggota pramuka dari daerah lain di lokasi kegiatan.

Pertama kali saat tiba di Buper Cibubur, Jakarta Timur, Pramuka Toraja Utara mengaku kikuk. Maklum baru pertama kalinya bepergian jauh dari keluarganya. Namun mereka senang karena memiliki banyak teman baru.

Pengalaman itu akan menjadi cerita perjalanan hidup para Pramuka Rimbawan Toraja Utara ini yang tidak akan pernah dilupakan. Melalui pramuka, anak – anak muda Toraja ini bisa menginjakkan kaki di Pulau Jawa dan melihat kehidupan masyarakat dan pembangunannya.

“Capek ya. Karena kan perjalanan pake kapal laut. Dari Toraja ke Makasar. Terus dari Makasar ke Surabaya. Baru dari Surabaya ke Jakarta. Tapi sampai sini puas, senang banyak teman,” kata Nataniel, salah satu Pramuka putra Saka Wanabakti KPH Saddang II yang ditemui di Bumperta Cibubur, Minggu (24/11/2019).

Sekertaris Diskominfo Toraja Utara, Yaya Rundupadang (kemeja/tengah).

Peserta Pertikawan Nasional 2019 yang diselenggarakan Kwartir Nasional (Kwarnas) bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini, memang tidak hanya stay di Buper Cibubur.

Mereka juga berkunjung dan menginap di Buper IP Saguling selama dua hari dua maam, Rabu-Kamis (20-21/11/2019). Di sini, para pramuka dari seluruh Indonesia itu melakukan aksi sosial penanaman 1.000 pohon.

Hal lain yang membuat Since, anak kelima dari enam bersaudara ini, takjub adalah melihat pembangunan di Jakarta. Begitu juga saat Panitia dari Panalogi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, membawa ke Power House PT Indonesia Power (IP) Waduk Saguling, kondisi tempat dan bangunannya sangat bagus.

Disinggung mengenai kondisi di Toraja, siswi kelas X SMAN 7 Toraja Utara ini mengaku, di Toraja, suasananya aman dan damai.

Dia berharap Toraja tetap damai dan tetap menjadi daerah tujuan wisata terkenal di Indonesia, dan para pelajar rajin menuntut ilmu, dan mengikuti kegiatan bermanfaat, seperti Pramuka atau ekstrakulikuler lain.

Pada setiap kegiatan sub camp maupun kegiatan inti, para pramuka Toraja Utara ini juga mempromosikan tentang pariwisata di Toraja, salah satunya tentang Kopi Toraja yang nikmat diminum langsung di Toraja.

“Melalui pramuka ini saya belajar sama teman-teman arti persaudaraan, gotong royong, dan saling hormat-menghormati, bahkan bisa mempromosikan pariwisata,” kata Natan.

Sementara Sekertaris Diskominfo Toraja Utara, Yaya Rundupadang, juga menyempatkan diri meninjau lokasi kontingen Toraja Utara pada Pertikawan Nasional di Cibubur.

“Salam hangat dari Pak Bupati dan Pak Wabup untuk adik-adik pramuka yang wakili Toraja Utara dalam Pertikawan Nasional ini,” ucap Yaya Rundupadang.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here