Putusan Banding Kepala Lembang Bau Divonis 1 Tahun Penjara, Kejari Tana Toraja Kasasi Ke MA

319
0
Handover (Kejari Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja berencana akan melakukan kasasi ke Mahkama Agung terkait hasil putusan Pengadilan Tinggi Makassar yang menjatuhkan pidana selama satu tahun penjara dengan denda Rp 50 juta terhadap pemohon banding Karman Loda.

Putusan PT ini diterbitkan tanggal 4 Februari 2020 itu lebih ringan tiga tahun dari putusan Pengadilan Tipikor Makassar.

“Kami sudah mendengar kabar tentang hasil putusan Pengadilan Tinggi, dan sesuai petunjuk Pak Kajari Tana Toraja kami berencana akan lakukan Kasasi ke MA,” kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Tana Toraja, Ariel Denny Pasangkin, kepada Updatekareba.Com, Selasa (11/2/2020).

Pada bulan Januari 2020, majelis hakim Pengadilan Tipikor Makassar menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada Karman karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembanguan PLTMH Bau, di Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

“ Kita lihat dulu salinan putusan bandingnya, lalu kami pelajari untuk selanjutkan Kasasi ke MA, sampai saat ini salinan putusannya belum kami terima,” ungkap Ariel Denny Pasangkin.

Salin putusan banding Pengadilan Tinggi SulSel terhadap kasus ini nomor 34/PID.TPK/2019/PT MKS itu, majelis hakim menyatakan menerima permintaan banding dari Penuntut Umum dan Penasehat Hukum Terdakwa, dan memperbaiki putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar Nomor 74/Pid.Sus.TPK/2019/PN Mks. tanggal 27 November 2019.

Kasus Korupsi Pembangunan PLTMH

Kejaksaan Negeri Tana Toraja menetapkan Karman Loda sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Makale pada Jumat, 24 Mei 2019. Karman ditetapkan sebagai tersangka karena diduga kuat menyalahgunakan anggaran Dana Desa pada tahun 2017 dan tahun 2018 di Lembang Bau, kecamatan Bonggakaradeng, kabupaten Tana Toraja.

Karman menjadi tersangka dalam pengadaan dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) Bau Bulung, dimana pada tahun 2017 dianggarkan sebesar kurang lebih Rp337 juta dan pada tahun 2018 juga dianggarkan ulang sebesar kurang lebih Rp445 juta rupiah. Meski realisasi pekerjaan belum tuntas namun anggaran sudah dicairkan 100 persen. (*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here