Sah! Istri Wabup Toraja Utara Jadi Anggota DPR Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

396
0
Eva Stevany Rataba.

Updatekareba.Com, Jakarta – 575 orang Anggota DPR masa bakti 2019-2024 resmi dilantik dan mengemban tugas sebagai wakil rakyat untuk lima tahun ke depan.

Pelantikan digelar di Ruang Paripurna I, Gedung Kura-kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2019). Sidang paripurna pelantikan anggota DPR 2019-2024 dipimpin oleh pimpinan sementara, Abdul Wahab Dalimunthe (anggota DPR tertua) dan Hillary Brigitta Lasut (anggota DPR termuda).

Sekjen DPR Indra Iskandar lalu membacakan Keputusan Presiden tentang peresmian keanggotaan DPR RI, lalu 575 wakil rakyat mengucapkan sumpah/janji sebagai anggota DPR dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.

Setelah itu, anggota DPR menandatangani berita acara sumpah/janji, yang dilakukan secara simbolis oleh lima anggota Dewan, penyerahan Memori DPR oleh Pimpinan DPR periode 2014-2019 kepada pimpinan sementara DPP dan penandatanganan berita acara serah-terima.

Pelantikan anggota DPR periode 2019-2024 disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Turut hadir pula beberapa tokoh undangan, seperti Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, wapres terpilih Ma’ruf Amin, politikus Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hingga sejumlah menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK.

Dari 59 anggota terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, terdapat 10 politisi muda dari Partai Nasdem yang mendapat kepercayaan masyarakat. Politisi milenial, begitu para netizen menyebutnya.

Siapa saja mereka? Berikut profil singkat dan kiprah para politisi muda NasDem di DPR RI periode 2019-2024.

1. Eva Stevany Rataba (37 tahun)

Wanita kelahiran 1982 ini aktif di organisasi. Seperti Ketua Garnita Malahayati NasDem Toraja Utara, Dekranasda Kabupaten Toraja Utara, dan TP PKK Kabupaten Toraja Utara, serta Istri Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang.

Eva menjadi Anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan III. Eva menekankan pentingnya pariwisata untuk kemajuan daerah, berikut infrastruktur penunjangnya. Dengan posisinya sebagai Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Toraja Utara, Eva menekankan pentingnya pendidikan bagi seluruh anak Indonesia, sejak dini hinggal dewasa.

2. Kresna Dewanata Phrosakh

Pria ini lahir di Malang, 29 Desember 1985. Pendidikan S1 Hukum ditempuhnya di Universitas Kartini Surabaya. Ia aktif di organisasi Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia. Sebelumnya ia pernah menjabat Anggota Komisi X DPR RI Fraksi NasDem 2014-2019.

3. Percha Leanpuri (33 tahun)

Wanita kelahiran Belitang, 24 Juni 1986 ini menempuh pendidikan D3-nya di Victoria University at Malaysia – Bachelor of Bussines, S2 University of Ballarat at Malaysia – Master of Bussines Administration. Organisasi yang ia ikuti yaitu Ketua Badan Kontak Majelis Taklim OKU Timur, Dewan Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat.

Ibu muda ini memiliki kepedulian terhadap budaya gemar membaca, pertumbuhan perdesaan, juga parenting.

4. Prananda Surya Paloh

Prananda lahir di Singapura, 21 September 1988. Pendidikannya di tempuh dalam bidang Politics di Monash University pada 2008 – 2012. Ia aktif di organisasi sebagai Ketua Umum Garda Pemuda NasDem 2017-2019, Wakil Ketua Umum Liga Mahasiswa NasDem 2011 – 2013, Anggota Delegasi Model United Nations (MUN) 2005 – 2006, Ketua Senat Internasional School Singapore, 2004 – 2006.

Ia sebelumnya menjabat anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem 2014-2019.

5. Rian Firmansyah

Lekaki kelahiran Bandung, 6 April 1988 ini menempuh pendidikannya di Universitas Pendidikan Indonesia, 2008 – 2016. Organisasi yang diikuti MPKT Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat 2018 – 2023, Wakil Ketua KNPI Kabupaten Bandung Barat, 2010 – 2015.

6. Yessy Melanie

Yessy lahir di Nanga Pinoh, 16 Juni 1989. Pendidikannya ia tempuh di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2008 – 2011. Organisasi yang diikutinya yaitu Wakil Ketua Garnita NasDem 2017 – 2018.

Perempuan muda ini memiliki perhatian khusus dengan isu-isu perbatasan, terutama yang berkenaan perempuan dan anak. Masalah human traficking, kawin kontrak, dan penculikan anak di perbatasan Indonesia – Malaysia menjadi sesuatu yang diamanahkan konsituennya untuk dibenahi.

7. Ratih Megasari (30 tahun)

Ratih lahir di Jakarta, 22 Oktober 1989. Pendidikannya ditempuh di Bournemouth University, 2012 – 2013, D4/S1 President University, 2008 – 2012. Ia aktif di organisasi sebagai Pengurus Trisomy 13/18 Indonesia Parent Support, 2018 – 2019, Anggota Persatuan Pelajar Indonesia Bournemouth, 2012 – 2013.

Kecintaannya pada pendidikan membuatnya memiliki perhatian khusus pada perkembangan moral dan karakter bangsa untuk menjamin kebaikan generasi penerus Indonesia. Ratih berharap bisa ikut memajukan provinsinya, terutama dari segi pariwisata.

8. Ina Elisabeth Kobak (29tahun)

Ina lahir di Wamena, 13 Desember 1990. Pendidikan S1 Teknik dan S2 di Trisakti. Ia punya perhatian khusus pada pendidikan anak usia dini (PAUD) juga kesehatan balita, ibu hamil, juga lansia. Orang-orang yang renta dan perlu perhatian lebih.

9. Arkanata Akram (24tahun)

Arkanata lahir di Samarinda, 21 November 1995. Pendidikan S2 Magister Engineering Science Queensland University, S1 Bachelor Engineering Science Queensland University, S1 Teknik Kimia Universitas Indonesia.

Salah satu program yang diusung dalam kampanyenya adalah menumbuhkan semangat membaca pada generasi muda. Ia merupakan Duta Literasi Kalimantan Utara, dan aktif sebagai motivator kepemudaan dan personal branding.

10. Hillary Brigitta Lasut (23 tahun)

Hillary lahir di Manado, 22 Mei 1996. Pendidikan S1 Hukum Universitas Pelita Harapan, S2 Washington Law University. Ia memiliki perhatian khusus pada hukum tindak pidana korupsi.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here