Satu TPS Di Toraja Utara Dipastikan Akan Pemungutan Suara Ulang, Karena Ada Enam Pemilih “Siluman”

1146
0
Konfrensi pers KPU Toraja Utara terkait PSU di Kecamatan Rantebua.

Updatekareba.Com, Toraja – Satu TPS di Kecamatan Rantebua, Toraja Utara dipastikan akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU).

TPS itu adalah TPS 5, Lembang Pitung Penanian, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara.

Hal ini disampaikan saat konfrensi pers KPU Toraja Utara, di Gedung Jayata Bolu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Rabu (24/4/2019) malam.

Ketua KPU Toraja Utara, Bonnie Freedom, mengatakan satu TPS akan dilakukan pemungutan suara ulang di Kecamatan Rantebua, Sabtu (27/4/2019) mendatang.

“Kami sudah rapat koordinasi di KPU SulSel, dan Toraja Utara bersama 13 Kabupaten/Kota akan melakukan PSU,” ujar Bonnie Freedom,

Bonnie Freedom menambahkan PSU di Kecamatan perbatasan Toraja Utara dengan Kabupaten Luwu ini berdasarkan rekomendasi dari Panwascam Rantebua kepada PPK Rantebua.

” Kami melaksankan Panwascam resmi rekomendasi dan disetujui KPU, dan PSU ini komplit atau dari Pilpres dan Pileg,” tambah Bonnie.

Alasan adanya PSU karena adanya temuan dari Panwascam Rantebua yakni adanya laporan Panwas TPS 5, sekitar pukul 10:00 Wita saat pencoblosan ada 6 yang menggunakan hak pilihnya dan diberi masing – masing lima jenis kertas suara, namun keenam warga ini tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), daftar pemilih tetap tambahan (DPTb), maupun daftar pemilih khusus (DPK).

Pada TPS yang PSU ini jumlah DPT 135 pemilih, DPTb nihil, dan potensial DPK satu pemilih.

Smeentara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) merilis rekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU).

“Hingga pukul 15.15 Wita ada 56 yang sudah direkomendasikan pemungutan suara ulang (PSU),” kata Anggota Bidang Pengawasan Bawaslu Sulsel, Amrayadi, saat dihubungi, Senin (22/4/2019).

Sementara, data yang masuk ke Divisi Pengawasan Bawaslu Sulsel, ada sebanyak 14 kabupaten/kota di Sulsel yang akan melaksanakan pemungutan suara ulang. Hal tersebut direkomendasikan terkait adanya dugaan pemilih yang mencoblos tidak sesuai prosedur.

“14 kabupaten/kota di Sulsel. Rata-rata terkait adanya tidak ber-KTP setempat dan juga haknya bukan di wilayah,” kata Amrayadi.

Rekomendasi PSU ini sudah diteruskan Bawaslu ke KPU. Pemungutan suara ulang ini akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Sudah direkomendasikan ke KPU untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) sesuai pasal 372 (UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu),” katanya.

Adapun sejumlah TPS yang direkomendasikan PSU oleh Bawaslu Sulsel yakni 5 TPS di Bone, 6 TPS Palopo, 5 TPS Pare-Pare, 4 TPS Pangkep, 9 TPS Takalar, 1 TPS Jeneponto, 2 TPS di Gowa.

Kemudian rekomendasi PSU di 9 TPS di Barru, 1 TPS di Maros, 5 TPS di Makassar, 1 TPS di Toraja Utara, 1 TPS di Luwu, 2 TPS di Soppeng, 1 TPS di Luwu Timur.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here