Sembunyikan Sabu di Kipas Angin, Seorang Sopir Mobil di Luwu Utara Diamankan Polisi

121
0
Handover.

Updatekareba.Com, Masamba – Tidak berkutik, Rah alias Emmang (39) seorang sopir mobil di Pasar Sentral Baliase diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Utara lantaran memiliki narkoba jenis sabu.

Rah tidak berkutik saat anggota Satresnarkoba langsung mendatangi rumah kostnya yang berada dibelakang Pasar Sentral Baliase, berdasarkan informasi dari masyarakat kepada anggota, Senin (8/2/2021).

Upaya tersangka Rah alias Emmang (39) mengelabui petugas gagal dikarenakan tersangka tak berkutik saat polisi menemukan narkotika yang diduga sabu yang disembunyikannya di dalam kipas angin.

Kasat Narkoba Iptu Ferasmus Rande melalui Kaur Bin Ops Ipda Kawaru didampingi Kanit II Aipda Darwis yang memimpin penangkapan tersangka Rah, alias Emmang (39).

Tersangka Emmang diketahui adalah warga Kabupaten Sidarap Jalan Amparita, ditangkap dirumah kostnya dibelakang Pasar Sentral Masamba Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba.

“Kami temukan barang bukti sebanyak 2 sacshet sabu yang disembunyikan di dalam kipas angin dan seperangkat alat yang ada kaitannya dengan tindak pidana penyalagunaan narkoba,” ungkap Ipda Kawaru, Senin (8/2/2021).

Pelaku ditangkap Senin pagi sekitar pukul 08.00 Wita, tersangka bersama barang bukti sabu 2 paket, sudah diamankan di Polres Luwu Utara, di ruang Satres Narkoba guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1) dan atau 112 ayat (1) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Komitmen Polres Luwu Utara memberantas peredaran narkoba sejalan dengan sikap tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa pihak Kepolisian tidak akan main-main dalam mengungkap peredaran narkoba di Indonesia.

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dirinya tidak akan menoleransi urusan tindak pidana narkotika. Ia menegaskan, tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di Indonesia.

“Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini,” kata Sigit.

Kapolri mengatakan, akan memberikan perhatian khusus terhadap tindak pidana narkotika. Ia berjanji akan bertindak tegas, termasuk jika ditemukan ada anggota Polri ikut terlibat dalam jaringan narkotika.

“Termasuk anggota Polri yang terlibat di dalamnya. Pilihannya hanya satu, pecat dan pidanakan, jadi kami tidak main-main dalam hal ini, kami akan buktikan,” tegas Sigit.

Begitu seriusnya ancaman narkoba yang dapat merusak keberlangsungan hidup generasi muda, maka aparat Polri diminta bersikap tegas terhadap pelaku narkoba. Kapolri mewarning akan melakukan evaluasi terhadap jajarannya yang minim dalam mengungkapkan peredaran narkoba.

Narkoba telah menjadi masalah serius bagi bangsa ini. Barang haram ini tanpa pandang bulu menggerogoti siapa saja. Para wakil rakyat, hakim, artis, pilot, mahasiswa, buruh, bahkan ibu rumah tangga tak luput dari jeratan narkoba. Dari sisi usia, narkoba juga tak pernah memilih korbannya, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan sampai dengan lanjut usia.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here