Serahkan BLT Di Lembang Issong Kalua, Wabup Rinto Minta Penyaluran BLT Jangan Dipersulit Dan Sesuai Data

350
0
Wabup Toraja Utara Yosia Rinto Kadang (kiri) saat memberikan BLT Dana Desa di Lembang Issong Kalua' Kecamatan Buntao, Kamis (14/5/2020).

Updatekareba.Com, Toraja – Sebanyak 166 KPM  (keluarga penerima manfaat) di 3 dusun di Lembang Issong Kalua’, Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, menerima BLT DD (bantuan langsung tunai-dana desa), Kamis (14/5/2020).

Dalam sambutannya, Kepala Lembang Issong Kalua’, Yohanis S. Kala’, memyampaikan ada 208 kepala keluarga dari tiga dusun menerima BLT ini.

” BLT ini terdiri atas 166 KK penerima BLT Dana Desa, bantuan via rekening dari BRI 6 KK, BNI 1 KK , bantuan sosial tunai PT POS 35 KK,” kata Yohanis S. Kala’, sebelum pembagian BLT ini.

Bantuan ini diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk warga miskin terdampak Covid-19 dan bukan warga yang sudah mendapatkan bantuan dari APBD atau APBN seperti PKH (program keluarga harapan), BPNT (bantuan pangan non tunai) , BLT (Bantuan Langsung Tunai) maupun bantuan pra kerja bagi karyawan/buruh.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang.

Menurut Wabup Rinto, masing-masing KPM menerima uang tunai sebesar Rp 600 ribu yang diterima kan setiap bulan, dan diberikan selama 3 bulan. Yakni terhitung April hingga Juni 2020.

“Di tengah Pandemi Covid-19 ini, pemerintah terus hadir untuk bisa membantu masyarakat kurang mampu. Salah satunya melalui program BLT-DD ini,“ katanya.

Lebih lanjut Rinto mengungkapkan, BLT DD sudah sesuai ketentuan yang diatur dalam Permendes dan PDTT Nomor 6 tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Dana Desa yang diinstruksikan pemerintah Pusat.

Dalam ketentuannya, bagi desa dengan Dana Desa di bawah Rp 800 juta per tahun akan menggunakan untuk BLT maksimal 25 persen dari pagu anggaran. Untuk Dana Desa Rp 800 juta sampai Rp1,2 miliar maksimal dialokasikan sebesar 30 persen untuk BLT. Sedangkan Dana Desa (DD) yang mencapai lebih dari Rp 1,2 miliar atau lebih, Dana Desa tersebut dialokasikan sebesar 35 persen untuk BLT.

Dengan diberikannya BLT DD ini, Wabup Rinto berharap kepada para penerima agar betul-betul memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan sehari-sehari selama Pandemic Covid-19.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam berjuang menghadapi Pandemic Covid-19. Khususnya untuk kebutuhan pangan setiap bulannya,“ harapnya.

Orang nomor dua di Pemkab Toraja Utara ini juga menjalaskan pendataan awal dilakukan Tim Relawan covid-19 dan hasilnya dibawa ke dalam forum Musyawarah Lembang (Muslem). Muslem tersebut melibatkan kepala lembang, babinsa, babin kamtibmas, BPL, pendamping lokal desa, dan pendamping PKH.

“Jadi tidak ada kata mau tahan – tahan kalau sudah diputuskan dalam Muslem soal BLT ini, saya akan tegur keras kalau ada jajaran Pemkab yang menghalangi,” tegas Wabup Toraja Utara ini.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here