SMK Kehutanan Negeri Makassar untuk ISO 9001-2015

190
0
Handover.

Updatekareba.Com, Makassar – SMK Kehutanan Negeri Makassar yang dahulu bernama SKMA Ujung Pandang merupakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang terbentuk melalui MoU antara Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Kehutanan sekarang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

SMK Kehutanan Negeri Makassar menerapkan sistem Boarding School (siswa diwajibkan tinggal di asrama selama masa studi) dengan orientasi kecerdasan intelektual, spritual dan emosional.

Sebagaimana visinya tersedianya tenaga teknis menengah kehutanan yang berakhlak mulia, sehat, professional, mandiri dan berwawasan lingkungan serta berdaya saing dalam rangka memasuki lapangan kerja global.

Seiring perkembangan jaman SMKKN Makassar banyak berbenah di segala bidang. Seperti terlihat, dibawah kepemimpinan Haryono, S.Pd, didampingi KSBTU Saprudin, S.Hut, M.Si dan Wakasek Humas Drs.Ahmad Syihabi, beserta para staf. Menerima Tim ACS untuk mentransformasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015, dalam assessment schedule and program berlangsung 2 hari mulai Jumat-Sabtu, 20-21 Desember 2019. Bermula dari Bidang Kurikulum, Kesiswaan, Sarana-Prasarana, Humas, Tata Usaha dan Perpustakaan. Jumat tanggal 20 Desember 2019

Selanjutnya dijelaskan Haryono, ISO 9001: 2015 adalah standar dokumen (standar persyaratan) yang mencantumkan persyaratan yang harus dijalankan oleh organisasi dan harus dijaga implementasinya.

“Ada beberapa dokumen standar yang berbeda dalam ISO 9000, tapi hanya ISO 9001-2015 yang bisa disertifikasi. ISO 9001: 2015 adalah standar terbaru dari Sistem Manajemen Mutu ini dan “2015” adalah tahun revisi terbaru dari sistem manajemen mutu itu,” tambah Kepala Sekolah.

Lebih jauh Haryono berharap, semoga SMK Kehutanan Negeri Makassar bisa melabelkan ISO 9001:2015 dalam institusi ini, karena pada dasarnya tidak ada prosedur wajib dalam klausal atau standar ISO 9001:2015, sehingga SMK Kehutanan Negeri Makassar dapat menyatukan prosedur, sehingga nantinya dokumen akan lebih ringkas dan praktis.

“Dan menonjolkan leadership dalam implementasi ISO 9001:2015, dimana leadership menjadi salah satu pasal yang berdiri sendiri dalam Standard ISO 9001:2015,” terangnya.

Para pimpinan dalam organisasi dituntut untuk lebih bisa membangun dan mengimplementasikan standar manajemen mutu yang dibuat oleh organisasi, yakni dengan memberikan contoh nyata, dan terlibat langsung dalam upaya implementasi standar manajemen mutu yang efektif dan efisien.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here