SSA XXV 2021 GEREJA TORAJA DI TENGAH PANDEMI COVID-19

407
0
dr. Siswanto Pabidang

Updatekareba.Com, Toraja – Pada  pertengahan bulan Juli ini, ada perhelatan akbar yang dilaksanakan oleh Gereja Toraja bertempat di Jemaat Kanuruan Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, yang direncanakan pada tanggal 21 Juli sampai 27 Juli 2021 dengan Ketua Umum Panitia Pdt. Syukur Matasak. Perhelatan tersebut adalah Sidang Sinode Am XXV Gereja Toraja.

Pelaksanaan SSA Gereja Toraja ini digelar dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia, Indonesia dan tentunya di Kabupaten Toraja Utara sendiri. Kewaspadaan ekstra harus diterapkan demi keamanan dan kenyamanan para peserta dan panitia agar kekhawatiran seperti munculnya klaster dapat dicegah dan diantisipasi.

Bila mengacu pada SSA XXIV Gereja Toraja tahun 2016 yang dihadiri sekitar seribuan orang yang terdiri dari pendeta dan utusan jemaat, maka di masa pandemi ini apakah jumlah peserta sama atau sudah dikurangi? Mengingat belum redanya Covid-19 dan di era sekarang komunikasi bisa melalui Zoom, YouTube, atau Google Meeting, dll.

Jika dulu masih dikenal 5M yaitu 1). Memakai masker, 2). Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, 3). Menjaga jarak, 4). Menghindari kerumunan, dan 5).  Mengurangi mobilitas.

Sekarang ini sudah ada yang merilis 10M karena adanya varian-varian baru Covid-19 yang bermunculan. Gerakan 10M itu selain 5M ditambah dengan 1). Membersihkan permukaan benda dengan disinfektan, 2). Memperhatikan ventilasi rumah/kantor, 3). Mandi dan mengganti pakaian setelah bepergian, 4). Mengikuti vaksinasi Covid-19, dan 5). Menghindari acara makan-makan bersama.

Pada pemakaian masker dianjurkan dua lapis yaitu lapis pertama (di bagian dalam) berupa masker bedah/kesehatan lalu diikuti masker kedua (bagian luar) berupa masker kain (biasa).

Selain itu para peserta yang hadir pada SSA XXV harus membawa dan menunjukkan hasil SWAB Antigen dengan hasil NEGATIF atau hasil PCR dengan hasil NEGATIF.

Tentunya Panitia terus menjalin koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara dalam mempersiapkan atau menyetting tempat kegiatan, mulai saat masuk, di dalam dan ketika meninggalkan ruangan. Prinsip menjaga kesehatan bersama lebih baik daripada kasak-kusuk menyelesaikan apa yang terjadi. Tetap waspada dan menerapkan Protokol Kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Semoga acara SSA GT berlangsung aman, nyaman, dan lancar dan apa yang akan dicapai kedepannya dapat terwujud demi Kemuliaan Tuhan. Amin!.(****)

(****) : Dr. dr. SISWANTO PABIDANG, SH, MM/ FOUNDER PDkT TORAJA/PRAKTISI KESEHATAN DAN MEDIATOR

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here