STQH SulSel Ke 31 Di Tana Toraja, Tonjolkan Toleransi Beragama

541
0
Pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits ke 31 Tingkat Provinsi Sulawasi Selatan di Tana Toraja, Selasa (23/4/2019)

Updatekareba.Com, Toraja – Acara pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits ke 31 Tingkat Provinsi Sulawasi Selatan yang akan digelar di Plaza Kolam Makale, Tana Toraja, Selasa (23/4/2019).

368 peserta dari 24 Kabupaten dan Kota se Sulawesi Selatan hadir dalam Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits ke 31.

Pembukaan diawali dengan parade peserta Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits ke 31 dari 24 Kabupaten dan Kota se SulSel.

Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, mengatakan terlaksananaya agenda keagamaan ini merupakan bukti nyata bahwa toleransi dan kerukunan beragama di Sulsel menjadi hal yang sangat diutamakan.

“Toraja sebagai miniatur toleransi umat beragama di Sulsel,” kata Nicodemus Biringkanae, dalam sambutan pembukaannya.

Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits memperlombakan tilawa putra putri (anak-ank dan dewasa), hifsil Quran satu jus (1 jus, 5 jus ,10 jus,20 jus, dan30 jus), Tafsir, Hadits (100 jus ,500 jus , dan 1000 jus).

Kabupaten Tana Toraja ditunjuk untuk pertama kalinya sebagai tuan rumah pelaksanaan agenda Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits ke 31 Tingkat Provinsi Sulawasi Selatan di Tana Toraja, Selasa (23/4/2019)

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, membuka langsung kegiatan ini.

Pembukaan diwarnai dengan devile dari 24 Kabupaten/Kota se SulSel, pertunjukan adat Toraja, dan Paduan suara dari Umat Katolik.

“Tana Toraja ingin memperlihatkan ke dunia bahwa warga bisa rukun dan saling menghargai, Kami rukun dan saling memahami, serta menghargai dalam menjalankan agama masing-masing,” ujar Nicodemus Biringkanae.

STQ ke -31 se SulSel ini mengangkat tema Budaya Toraja perekat bangsa.

Sementara dalam sambutannya Wakil Gubernur SulSel Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pentingnya pembinaan mental dan spritual kepada generasi muda.

“Generasi muda saat ini harus dibekali dengan spritual yang sehat, karena ditangan mereka masa depan,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman.

Pemukulan beduk juga dilakukan dimana para Pendeta dan Pastor ikut memukul bersama Wagub SulSel.

Nampak hadir, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Bupati, Walikota, Wakil Bupati dan Wakil Walikota se SulSel, juga para Kepala Kantor Agama se SulSel.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here