Tersesat Karena Mbah Google

139
0
Foto udara kendaraan pemudik melintas di jalan tol Pejagan-Pemalang, Sidakaton, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (30/4/2022). Volume kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa tengah pada puncak arus mudik H-2 Lebaran pihak jalan tol dan Korlantas masih memberlakukan "one way" di jalan tol Pejagan-Pemalang. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp.

UPDATEKAREBA.COM, JAKARTA – Sebuah pesan WhatsApp (WA) masuk ke nomor telepon “Lapor Pak Kapolres”, layanan pesan milik Polres Karawang, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). Petugas piket yang memantau isi pesan itu langsung mengklik.

“Saya tersesat di hutan,” tulis pesan yang dikirim Firman Perdana Putra.

Petugas kaget. Ia langsung melakukan komunikasi dengan Firman. Kepada petugas, Firman bercerita hendak mudik ke Bandung menggunakan motor. Saat itu ia melalui Bekasi. Agar tahu kondisi jalanan dan arahnya, ia menggunakan layanan Google Maps. Alih-alih diarahkan ke jalan yang benar, ia malah tersesat sejak Jumat (29/4/2022) pukul 22.00 WIB.

“Posisi saya terdekat dengan Polsek Klari sekitar 19 kilometer berdasar peta,” tulis Firman dalam pesan kepada Lapor Pak Kapolres.

Firman lantas membagikan lokasi dirinya berada, di kawasan Hutan Kuta Tandingan, Karawang. Kepada petugas, ia meminta bantuan agar dijemput. Sebab, saat melalui jalur itu ia mengaku tak bertemu seorang warga pun.

Masih dalam pesannya, Firman meminta bantuan lantaran sejak malam tak bertemu warga sekitar. “Saya butuh minum karena lelah,” kata dia.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono langsung memerintahkan anggotanya untuk menolong pemudik itu. Pada Sabtu (30/4/2022) pukul 05.25 WIB, anggota piket fungsi Polsek Ciampel, Aipda Koko Kuderajat beserta perangkat desa dan Linmas Desa Mulyasejati mendatangi Hutan Kuta Tandingan di Desa Tegalega, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Lokasinya berada di perbatasan Karawang dan Purwakarta.

Setelah dicari selama satu jam, Firman ditemukan. Pada pukul 07.30 WIB, Firman langsung diantar ke jalan arteri untuk melanjutkan perjalanan mudik.

Aldi mengimbau pemudik yang melintasi Karawang untuk Lapor Pak Kapolres jika menemui permasalahan, hambatan, atau potensi ancaman. Mereka bisa lapor ke nomor 0822 1127 2003 atau telpon ke 110 bebas pulsa.

Itu kisah Firman. Ada juga kisah pemilik akun TikTok @uhang_kayo. Melalui akunnya itu, mengunggah kisahnya tersesat di hutan hingga berjam-jam. Dalam vidio itu ia bercerita hendak mudik ke Jambi pada Rabu (27/4/2022).

Untuk menghindari kemacetan, ia memilih jalur alternatif Palembang-Jambi. Ia pun memilih menggunakan layanan Google Maps. Pilihannya tak salah. Ia terhindar dari kemacetan. Google Maps mengarahkannya melalui hutan dengan jalan tanah yang sangat ekstrem. Setelah berjam-jam melalui jalan itu, ternyata jalanan itu terputus. “Sampe mentok ketemu warga sekitar, katanya jalan ini sudah terputus lama banget,” tulis dia.

Akhirnya, ia meminta petunjuk jalan ke warga sekitar. Akhirnya ia pun berhasil keluar dari area hutan dan menemukan jalan beraspal kembali. Ia pun lega dan bisa sampai ke kampung halamannya.

Google Maps memang menyediakan layanan peta digital dan navigasi untuk menunjukkan sebuah rute atau lokasi. Meski telah dirancang menampilkan rute terbaik, namun Google Maps kadang mengalami kesalahan, seperti memberikan rute yang kurang tepat atau kurang sesuai dalam menentukan titik lokasi. Akibatnya, penggunanya tersesat seperti yang dialami Firman dan pemilik akun @uhang_kayo di atas.

Agar terhindar dari masalah itu, Anda dapat mencegahnya dengan memperbaiki fungsi yang ada di aplikasi Google Maps. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pengguna Google Maps di Android maupun iOS untuk memperbaiki kinerja Google Maps. Simak caranya di bawah ini:

A. Aktifkan GPS dalam Kondisi “High Accuracy”
Dengan kondisi ini, Google Maps diklaim dapat menentukan titik lokasi pengguna secara lebih akurat. Namun mengaktifkan fasilitas ini membuat baterai boros.

Di Android fasilitas itu bisa Anda atur dengan cara:
1. Buka menu “Settings”>”Location”
2. Pilih opsi “Google Location Accuracy”
3. Geser toggle pada opsi “Improve Location Accuracy” hingga berubah menjadi warna hijau

Untuk iOS:
1. Buka menu “Settings”>”Privacy”>”Location Services”
2. Pilih aplikasi Google Maps dan geser toggle pada opsi “Precise Location” hingga berubah menjadi warna hijau

B. Matikan Fitur Battery Savings
Fitur Battery Savings bisa membuat ponsel membatasi penggunaan aplikasi. Sehingga, daya yang digunakan menjadi lebih sedikit.

Jika fitur ini aktif maka akan membatasi kinerja ponsel, termasuk GPS. Hal ini tentu akan berdampak pada akurasi aplikasi Google Maps. Fitur ini sebaiknya dinonaktifkan agar Google Maps dapat bekerja secara optimal.

Cara mematikan fitur Battery Savings yaitu:
Android
1. Buka menu “Settings”>”Battery”
2. Nonaktifkan fitur Battery Savings dengan menekan tombol yang tersedia

iOS
1. Buka menu “Settings”>”Battery”
2. Pada opsi “Low Power Mode”, geser hingga toggle berubah menjadi warna hitam

C. Kalibrasi Sensor Kompas
Google Maps menggunakan sensor magnetometer yang terdapat pada ponsel. Sensor ini berfungsi untuk mengukur lokasi pengguna dengan tepat. Pengguna bisa melakukan kalibrasi secara berkala atau setiap aplikasi menyajikan lokasi yang tidak akurat. Berikut caranya:

1. Buka aplikasi Google Maps, lalu tekan ikon lingkaran biru yang menunjukkan lokasi Anda sekarang
2. Pilih opsi “Calibrate” (Kalibrasikan)
3. Gerakkan ponsel hingga membentuk pola mirip angka delapan
4. Setelah proses selesai dilakukan, maka sensor Google Maps telah berhasil dikalibrasi

D. Membersihkan Cache
Apabila Google Maps sudah sering Anda gunakan, alangkah baiknya jika Anda menghapus data cache yang tersimpan di dalam aplikasi. Hal ini dapat Anda lakukan untuk menghindari terjadinya gangguan kinerja pada aplikasi.

Anda tidak perlu khawatir, karena data cache bersifat kontemporer dan tidak menimbulkan error ketika Anda hapus. Berikut caranya:

1. Buka menu “Settings>”Apps”
2. Pilih aplikasi Google Maps
3. Pilih opsi “Clear Data”>”Clear Cache”

E. Nonaktifkan Lokasi Palsu (Mock Locations)
Perangkat Android mempunyai opsi Developer Options yang memungkinkan pengguna untuk beralih ke mode pengembang. Lewat metode ini pengguna bisa melakukan pengaturan seperti mengubah skala animasi, meningkatkan kinerja game, dan sebagainya. Bahkan sampai membuat koordinat GPS palsu dengan membuat lokasi tiruan di ponsel

Jika ini diaktifkan, maka Google Maps akan kesulitan untuk menampilkan data lokasi dengan akurat. Pengguna disarankan untuk menonaktifkan fitur ini dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Buka menu “Settings”>”System”>”Developer options”
2. Pilih opsi “Select mock location app”
3. Geser hingga toggle berubah menjadi warna hitam

F. Nyalakan WiFi
Selain mengandalkan layanan GPS, Google Maps juga bisa menggunakan sambungan WiFi untuk memperkirakan lokasi pengguna saat ini. Apabila Google Maps menunjukkan lokasi yang kurang akurat, pengguna disarankan untuk menyambungkan perangkat ke koneksi WiFi terdekat.

G. Instal Ulang Google Maps
Menginstal ulang Google Maps merupakan cara terakhir yang bisa Anda lakukan jika keenam cara di atas gagal untuk mengatasi masalah detail lokasi yang error. Dengan uninstall Google Maps, ponsel bisa menghapus data yang kemungkinan bisa menyebabkan error pada aplikasi.

Pengguna juga dianjurkan untuk melakukan pembaruan (update) versi Google Maps terbaru agar bisa menerima informasi dan fitur-fitur teranyar.

Gampang kan? Semoga dengan cara itu jalan yang Anda lalui memang jalan yang benar.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here