VDB Bersyukur Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

857
0
Presiden Jokowi saat meresmikan bandara Toraja, Kamis (18/3/2021)/(Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Updatekareba.Com, Toraja – Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk mendukung pariwisata Tana Toraja. Oleh karena itu, pemerintah membangun Bandara Toraja dalam beberapa tahun belakangan untuk mendorong konektivitas dan pariwisata setempat.

Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 18 Maret 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Toraja yang juga dikenal dengan nama setempat Bandara Buntu Kunik, di Kabupaten Tana Toraja.

“Hampir setiap enam bulan selalu saya tanyakan kepada Menteri Perhubungan kapan bandara di Tana Toraja ini selesai. Akhirnya hari ini bisa kita resmikan dan sudah beroperasi. Kita patut bersyukur alhamdulillah,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Dengan peningkatan konektivitas itu pula, Presiden meyakini bahwa sektor pariwisata Toraja juga nantinya akan meningkat pesat. Di Tana Toraja, banyak destinasi wisata yang aksesnya akan semakin terbuka berkat infrastruktur transportasi yang semakin memadai.

“Bisa saja nanti yang dari Bali langsung ke sini, bisa saja dari Jakarta langsung ke sini, bisa saja dari Bandung langsung ke Tana Toraja untuk melihat ‘Negeri di Atas Awan’, melihat Kete Kesu, melihat Pango-Pango,” tuturnya.

Handover (Diskominfo Tana Toraja).

Peresmian Bandara Toraja oleh Presiden RI disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat Tana Toraja termasuk mantan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara.

“Ucapan syukur dan spesial terimah kasih kepada bapak presiden Jokowi yang berkenan hadir meresmikan bandara Toraja setelah beberapa kali tertunda. “ Semua utk Toraja “,” kata Victor Datuan Batara.

Victor Datuan Batara adalah termasuk salah satu mantan Pejabat Negara di Tana Toraja yang tak kenal lelah mengurus dan melakukan lobi – lobi di pemrintah pusat demi terbangunnya Bandara Toraja yang telah diresmikan.

Sementara Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Demokrat, DR. Kristian HP. Lambe, juga turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah membuktikan perhatiannya kepada kemajuan pariwisata di Toraja.

“Hadirnya bandara TorMa ini akan meningkatkan Aksebilitas Transportasi Mendorong Konektifitas dan Pariwisata Toraja,” ungkap Kristian Lambe.

Data Teknis Bandara Toraja :

1. Runway 2.000 m x 30 m, yang dioperasionalkan hanya 1.700 m x 30 m
2. Taxiway 115 m x 15 m
3. Apron 94,5 m x 67,5 m
4. Strip Landasan 1.820 m x 100 m
5. Pesawat Operasi ATR 72 seri 500/600
6. Gedung Terminal Luas 1.152 m2, dapat menampung 45.000 penumpang per tahun
7. Parking Lot untuk Mobil 99 Unit, Motor 60 Unit, dan Mobil VIP 4 Unit.
8. PKP & PK Categori V : Foam Tender 2 Unit, Comando Car 1 Unit, Mobil Tangki penyuplai air 1 Unit , Ambulance 2 Unit

RUTE PENERBANGAN :

1. Toraja-Makassar PP oleh Wings Air (Rabu, Jumat, Minggu) dan Citilink (Senin, Kamis, Sabtu)

2. Anggaran sampai selesai (APBN)
Total alokasi pembangunan Rp 958 Miliar, dalam waktu efektif 4 empat tahun.

3. Jangka Waktu Pembangunan Mulai pembangunan tahun 2011 – 2021
Target RPJMN tahun 2015 – 2019
Operasional tgl 4 September 2020

APBN 2012 :
Rp. 2.614.252.000 pekerjaan cut and fill
Rp. 49.480.000.000 pekerjaan cut and fill

APBN 2013 :
Rp. 40.000.000.000 pekerjaan cut and fill

APBN 2014 :
Rp. 59.140.260.000 pekerjaan cut and fill

APBN 2015 :
Rp. 83.96.260.000 pekerjaan tanah
Rp. 15.789.090.000 pekerjaan dinding penahan tanah

APBN 2018 :
Rp. 160.000.000.000 pekerjaan borpile and box culvert

APBN 2019 :
Rp. 250.000.000.000 pekerjaan borpile and box culvert

APBN 2020 :
Rp. 170.000.000.000 pekerjaan terminal sisi darat dan runway 1600 Meter

Segmen 1, pekerjaan 2 Box Culvert (beton bertulang berbentuk gorong2 segi empat yg berfungsi sbg saluran air). Dikerjakan oleh PT. Interpersada Elektro Nusantara total anggaran 94 Milyar

Segmen 2, pekerjaan pematangan, penimbunan dan talud dikerjakan oleh PT Pilar Indo Prasarana total anggaran 75 Milyar

Segmen 3, pekerjaan runway panjang 1400 meter dan lebar 30 meter. Dikerjakan oleh KSO (kerjasama operational) antara PT. Cipta Agar Utama dan PT. Sabar Jaya. Total anggaran 55 Milyar.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here