Wabup Toraja Utara Edukasi Masyarakat Guna Menghadapi Tatanan Normal Baru

295
0
Wabup Toraja Utara (kanan) saat hadiri acara adat dan edukasi tentang new normal di Lembang Tanduk La'bo, Kecamatan Sanggalangi, Senin (22/6/2020) lalu.

Updatekareba.Com, Toraja – Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang, memberikan edukasi kepada masyarakat di daerah itu guna menghadapi tatanan normal baru.

“Ada pepatah ‘Gunung bisa kita geser namun kebiasaan sulit kita ubah’. Inilah yang harus kita lakukan saat ini bersama-semua tim yang terlibat di dalam Tim Gugus COVID-19 Kabupaten Toraja Utara,” kata Yosia Rinto Kadang, pada sosialisasi pelaksanaan tatanan hidup baru di Lembang Tanduk La’Bo, Kecamatan Sanggalangi, Senin (22/6/2020) lalu.

Wabup Rinto yang didampingi Kepala Lembang Tanduk La’bo, Yunus Parinding, mengatakan, jika selama ini pemerintah bersama Tim Gugus COVID-19 lebih banyak mengawasi, saat ini mulai memberi edukasi kepada masyarakat tentang perubahan pola dan kebiasaan.

“Hal ini bukan pekerjaan mudah namun harus kita kerjakan bersama-sama,” ujarnya.

Untuk itu tambah Wabub, dibutuhkan kematangan dan persiapan, jangan sampai edukasi ke masyarakat tidak sesuai dengan yang dilakukan.

“Jangan sampai kita yang meminta masyarakat untuk menggunakan masker sementara kita sendiri tidak menggunakan masker,” kata Rinto.

Rinto pun menjelaskan Pemkab Toraja Utara akan fokus pada konsep ‘new normal’ atau tatanan baru, tentunya dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip kesehatan dan pola hidup bersih.

“Tugas belum selesai, virus masih menyebar sampai saat ini dan belum ada vaksin yang bisa menyembuhkan dan mencegah. Untuk itu kita harus mulai berdamai dan berdampingan dengan COVID-19, mengedukasi masyarakat hingga lahir kesadaran diri sendiri,” terang Rinto.

Ia pun menambahkan bahwa  hanya dengan kesadaran bersama akan pentingnya penerapan protokol kesehatan, kita bisa selamat dari bahaya Covid-19.

Sebagai penutup dalam sambutan di acara adat ini, Wabup Rinto menyampaikan pesan agar masyarakat memiliki kesadaran penuh akan hal ini. Itu sebabnya, ia berharap New Normal ini nantinya akan menuntut kesadaran kolektif dari semua pihak.

“Ini memang tidak mudah, tapi kita harus beradaptasi, termasuk kebiasaan kita di Toraja ini, kalau orang Toraja itu pantang kalau lagi berbicara menutup mulut, tapi sekarang harus kita biasakan itu, begitulah kira-kira,” pesan Wabup Rinto.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here