Warga Insiatif Bongkar Bangunan Di Bantaran Sungai, Bupati Kalatiku Apresiasi

83
0
Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan.

Updatekareba.Com, Toraja – Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan mengungkapkan apresiasinya yang tinggi atas pengertian dan inisiatif para warga pemilik bangunan yang berdiri di sepanjang pinggiran sungai Sa’dan, Kelurahan Tagari untuk membongkar sendiri bangunannya.

“Terima kasih, penghormatan setinggi – tingginya atas sikap luar biasa warga dalam merespon dan mendukung pembangunan sebagai daerah pariwisata yang mengutamakan kebersihan, kerapihan, keindahan, ketentraman” ucap Bupati Toraja Utara.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kalatiku saat menemui para warga pemilik bangunan pada Senin, (30/9) malam.

Menurut Bupati Kalatiku Paembonan, salah satu upaya pemerintah untuk memajukan pembangunan di Toraja Utara khususnya pada upaya pengembangan pariwisata, yaitu melakukan penataan ruang untuk memenuhi kebutuhan kenyamaan, kebersihan dan keamanan sehingga tidak dapat dihindarkan dikeluarkannya kebijakan Kepala Daerah sebagai landasan dalam melaksanakan penataan dan penertiban penggunaan ruang di Toraja Utara.
Ia juga menyadari jika kebijakan penertiban bangunan yang sedang gencar dilakukan pihak Pemkab Toraja Utara bukanlah suatu kebijakan yang tidak populis di sebagaian masyarakat, namun demi kemajuan Toraja Utara ke depan dan untuk kepentingan umum,  hal tersebut saat ini sudah harus dilakukan sebagai wujud pertanggungjawaban pelayanannya kepada negara dan masyarakat.
“terus terang, dalam sanubari saya yang paling dalam, saya sungguh tidak tega untuk melakukan pembongkaran, namun karena tugas dan tanggungjawab saya sebagai pelayan di Toraja Utara, maka sesuai dengan janji dan sumpah ketika dilantik untuk melaksanakan tugas selurus – lurusnya dan setulus – tulusnya dan atas dasar itulah saya harus tegas melakukan tugas penertiban ini secara konsisten sesuai dengan pertemuan 6 kali dialog yang intens,” jelas Bupati Kalatiku Paembonan.

Untuk itu Bupati Kalatiku meminta pengertian dan kerjasama dari warga masyarakat Toraja Utara untuk turut bersama pemerintah menciptakan penataan kota yang nyaman dan teratur sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengenai ketentuan pendirian bangunan di Toraja Utara, telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Sempadan Jalan Dan Sempadan Sungai yang secara substantif mengatur dan menentukan jarak bangunan pemilk tanah dengan garis sempadan jalan, dan kedua mengatur dan menentukan jarak bangunan pemiliki tanah dari garis sempadan sungai serta sanksi bagi pemilik bangunan yang melanggar ketentuan perda tersebut.
“Sesuai dengan dokumen perizinan pembangunan atau surat izin membangun, apabila melakukan pelanggaran dalam mendirikan bangunan di mana syaratnya ialah minimal 5 meter dari pinggir sungai dan 15 meter dari jalan,” imbuh Bupati.

Sementara untuk mekanisme penertiban bangunan yang telah dilakukan, Pemerintah telah melakukan sesuai dengan protap dengan tetap mengedepankan pendekatan komunikasi persuasif yang intens dengan warga pemeilik bangunan.

Dari 73 bangunan yang berdiri di sepanjang pinggiran sungai Sa’dan tersebut, hingga siang tadi tersisa 4 bangunan yang belum dibongkar oleh pemiliknya, Untuk itu Bupati Bupati Kalatiku Paembonan menyampaikan jika dalam batas waktu yang ditentukan masih terdapat bangunan yang belum dibongkar oleh pemiliknya maka Pemkab akan turun langsung membantu pemilik bangunan melakukan pembongkaran.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here