Yuk Sukseskan Piala Dunia U-20 Tahun 2021 Mendatang

129
0
Handover.

Updatekareba.Com, Jakarta – Menpora Zainudin Amali hari Rabu (1/7) sore menggelar konferensi pers hasil rapat internal terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021 di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta. Hasilnya Menpora ditunjuk langsung oleh presiden menjadi Ketua Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (INAFOC) untuk menyukseskan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 nanti.

“Saya ingin menyampaikan hasil rapat internal terbatas kabinet yang membahas tentang persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021. Ada beberapa keputusan, pertama adalah karena ini seluruh pembiayaan akan dilakukan melalui APBN, maka untuk panitia penyelenggara yang disitu ada unsur pemerintah yakni, membentuk INAFOC. Keputusan rapat tadi, INAFOC langsung dipimpin oleh menteri yang membidangi, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga,” kata Menpora.

Untuk hal ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membidanginya untuk pembangunan infrastruktur. Sementara, untuk urusan Tim Nasional Indonesia dibawah tanggung jawab Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

“Kemudian juga infrastruktur, itu ditangani Kementerian PUPR. Sementara, untuk persiapan dan prestasi Tim Nasional Indonesia langsung dibawah tanggung jawab Ketua Umum PSSI. Itu inti rapat tadi,” jelas Menpora.

Menpora menyampaikan susunan kepanitiaan nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut. Kementerian/Lembaga hingga pemerintah daerah nantinya juga akan dilibatkan. Menpora ingin, kepanitiaan nantinya akan diisi dengan orang-orang yang berkompeten.

“Yang akan memimpin saya, Ketua INAFOC. Jadi susunan nantinya akan dibicarakan dan dirampungkan, melalui Keppres dulu. Kalau sudah terbit saya akan melengkapi itu. Semua unsur Kementerian/Lembaga, PSSI, pemerintah daerah dan lainnya akan kita libatkan disitu,” ujar Menpora.

“Saya akan lihat, yang berkompeten dan (ahli) dibidangnya yang terlibat nantinya. Kepanitiaan ini kan harus ada dasar hukumnya. Yang penting penyelenggaraannya adalah kita. Timnas Indonesia tanggung jawab PSSI. Kami akan koordinasi,” ujar Menpora.

“Disamping itu, juga tentang venue tempat pertandingan, tadi sudah diputuskan (dalam rapat internal terbatas dengan Presiden Joko Widodo). Kalau kita menunggu keputusan dari FIFA, maka itu lama. Sementara, Kementerian PUPR membutuhkan waktu untuk pengerjaan dan persiapan administrasi. Itu tugas PSSI untuk berkomunikasi dengan FIFA,” kata Menpora.

Sejauh ini, menurut Menpora, stadion yang nantinya akan menjadi tempat pertandingan yakni ada empat. Keempatnya yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali), dan Stadion Manahan (Solo). Sementara, dua stadion lainnya masih menunggu restu dari FIFA. Keduanya yaitu Stadion Si Jalak Harupat (Bandung) dan Stadion Jakabaring (Palembang).

Mengenai hal ini, PSSI diminta untuk terus berkoordinasi FIFA.

“Kalau ada perubahan, itu akan disesuaikan dengan keputusan FIFA. PSSI harus koordinasi dengan FIFA secara terus menerus. Kita tunggu. Keputusan (rapat) tadi penting segera untuk diambil, karena Kementerian PUPR membutuhkan kepastian untuk pengerjaan secara fisik maupun persiapan administrasi. Kalau FIFA memutuskan lain, nanti disesuaikan. Kita harap FIFA akan menyesuaikan dengan apa yang dipersiapkan,” jelas Menpora.

Selain itu, Menpora juga menyampaikan harapan Presiden Joko Widodo mengenai Tim Nasional Indonesia.

“Ya, (Presiden Joko Widodo) berharap maksimal ya, tidak hanya sampai penyisihan saja. Jadi ,sebagai tuan rumah harus kita maksimalkan. Harapan Presiden harus berprestasi,” kata Menpora. (jef/*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here